Senin, 14 Mei 2012

Cara Menenangkan Anak Yang Rewel

Para orangtua baru biasanya dihinggapi kebingungan jika bayinya hobi menangis. Biasanya bayi menangis karena merasa sakit atau tidak nyaman dengan keadaannya, bisa karena lapar, takut, popoknya basah, atau untuk menarik perhatian ayah-ibunya.

Menenangkan bayi yang rewel terkadang bukan sesuatu yang mudah. Berikut tips untuk mengatasinya :
  1. Popok yang basah dapat mengganggu bayi Anda. Karena itu, pastikan apakah popoknya kering atau memang perlu diganti.
  2. Rasa lapar bisa membuatnya menangis. Segera susui atau beri minum sebelum ia tidur agar tidurnya lebih nyenyak.
  3. Pastikan pakaian bayi nyaman dengan cuaca atau suhunya di ruangannya. Bila di kamar menggunakan AC, Anda bisa mengenakannya kaus kaki atau baju lengan panjang agar ia tidak kedinginan.
  4. Bayi akan menangis jika dia merasakan sesuatu yang asing. Misalnya ia terbangun dalam ruangan yang gelap atau banyak orang yang lalu-lalang. Untuk menenangkannya, gendong dan tepuk-tepuk punggungnya sampai ia tertidur lagi.
  5. Jika bayi menangis dan menarik kakinya, itu menunjukkan tanda-tanda sakit perut. Anda bisa membantu meredakan sakitnya dengan mengecek apakah ia kembung atau ada masalah lain.
  6. Bayi yang kelelahan biasanya lebih rewel. Dalam kasus ini, timang bayi hingga ia tertidur.
  7. Bayi menyukai sesuatu atau keadaan yang hangat. Menggendong bayi Anda atau memeluknya dapat memberikan rasa nyaman dan hangat sehingga ia lebih tenang.
  8. Bayi suka sesuatu yang lembut. Menganyunnya dengan lembut sambil bersenandung akan membantunya tidur lebih nyenyak.
  9. Ide lain yang bagus untuk menenangkan bayi yang rewel adalah membawanya naik mobil di sekitar rumah. Gerakan ritmis dalam mobil akan membuatnya mengantuk.
  10. Ciptakan ruangan tidur yang nyaman, misalnya dengan penerangan yang lembut dan kipas angin agar suasana lebih nyaman.
  11. Bacakan dongeng meski ia masih bayi. Intonasi suara sang ibu akan menenangkannya.
  12. Jangan menggunakan makanan sebagai solusi pertama saat bayi menangis, terutama ketika bayi baru mengenal makanan padat. Pada keadaan seperti itu, memberinya makan mungkin malah menambah masalah. 

sumber :kompas.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar