Sabtu, 02 Juni 2012

Kronologis Kejadian Pengeroyokan Suporter Persib

Kronologis Kejadian Pengeroyokan Suporter PersibKronologis Kejadian Pengeroyokan Suporter Persib menurut Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan mengatakan, tersangka ditangkap berkat informasi yang didapat melalui jejaring sosial Facebook. Salah seorang tersangka memposting tulisan yang berisi pengakuan telah melakukan aksi pemukulan hingga berujung tewas tersebut.
Kronologis Kejadian Pengeroyokan Suporter Persib
<facebook Tersangka>

Kronologis Kejadian Pengeroyokan Suporter Persib
<korban tewas>

"Memang ketika kejadian meninggalnya tiga orang di stadion kemarin itu, kami mendapat banyak masukan dari media maupun hasil temuan di lapangan, bahwa yang bersangkutan ada memposting di jaringan sosial," ujar AKBP Herry Heryawan saat menggelar jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (2/6/2012).

Setelah menelusuri isi postingan di jejaring sosial tersebut, lanjut Herry, polisi kemudian mencocokkan lokasi tersangka dengan tempat kejadian perkara di stadion GBK.

"Kemudian, dari hasil penyelidikan, kita sesuaikan dengan sektor tempat kejadian itu, tepatnya itu berasal dari sektor 10. Dan disitu benar ada rombongan Bayu dan kawan-kawan yang menonton pertandingan," jelasnya.

Bayu, yang memposting tulisan tersebut, datang bersama kawan-kawannya ke stadion GBK menggunakan sepeda motor. Lalu parkir di Hall Basket GBK.
"Lalu mereka menuju sektor 10 setelah parkir di hall basket," jelas Herry.
Dari pengakuan tersangka, Herry mengatakan, saat laga Persija melawan Persib berlangsung, tersangka sudah mulai curiga dan terhadap korban.

"Lalu pada saat Persija berhasil mencetak gol ke gawang Persib dengan skor 2-1, semua suporter teriak dan menyanyikan yel-yel Persija. Namun, korban tidak ikut bernyanyi hanya duduk diam," jelas Herry.
Lantas, dari keterangan salah seorang tersangka, Bayu, menanyakan KTP korban. Lalu pada saat kesempatan berikutnya, saat korban menggaruk badan, Bayu melihat syal Viking yang disembunyikan dibalik baju korban.

"Lantas Bayu langsung teriak Viking! Viking! Viking! Dan berakhir dengan aksi pengeroyokan," katanya.
"Para tersangka mengakui bahwa telah melakukan pemukulan secara bersam-sama. Saksi membenarkan bahwa para tersangka melakukan pemukulan terhadap korban. Dan otopsi dilakukan untuk mengetajui penyebab kematian korban," lanjut Herry.

Berdasarkan pemeriksaan saksi, tersangka dan barang bukti yang ada, tersangka patut diduga melanggar pasal 170 ayat (2) ke 3e KUHP dan atau pasal 351 ayat (3) KUHP. "Tersangka terancaman hukuman di atas 5 tahun kurungan penjara," jelas Herry.

Selain menangkap tersangka pelaku pengeroyokan, polisi juga menahan seorang pendukung Persija Jakarta bernama Irwan. Polisi menetapkan dia sebagai tersangka karena melanggar UU Informasi dan Transaksi Elektronik karena menulis status terkait pengeroyokan di dalam akun Facebook miliknya.

Saat ditanya wartawan, Iwan mengaku menulis dan menerbitkannya ke Facebook setelah dirinya pulang dari stadion Gelora Bung Karno (GBK). Bahkan dirinya mengaku niatnya menulis tersebut hanya iseng belaka dan dia tak melihat sendiri aksi pengeroyokan tersebut. "Itu cuma iseng doang, biar bikin down Viking. Saya tulis statusnya setelah pulang dari GBK," ujar Irwan saat ditanya wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (2/6/2012).

Irwan juga mengaku dirinyalah yang menyerahkan diri ke polisi. "Saya menyerahkan diri ke polsi," jelasnya.
Direktur Reserse Umum Polda Metro Jaya, Kombes Toni Harmanto menegaskan, Irwan tidak termasuk ke dalam gerombolan yang ikut mengeroyok suporter dari Persib Bandung. Namun Irwan justru menuliskan status yang bernada provokatif di dalam akun Facebooknya.
"Dia menuliskan status Facebook yang mengundang rasa kebencian bagi orang yang membacanya," jelas Toni.

Sekian informasi saya tentang -  Kronologis Kejadian Pengeroyokan Suporter Persib  - semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar