Senin, 16 Juli 2012

7 foto menakjubkan gunung erebus


Sinar matahari menyusup melalui kubah gua es di Erebus, gunung berapi aktif paling selatan di dunia.


Sangat berbeda: es dan salju di latar depan, danau lava Gunung Erebus di bawah. Erebus merupakan salah satu dari sedikit gunung berapi yang memiliki danau lava permanen. Saat gambar ini diambil, gunung ini sedang tenang, tetapi dapur magma ini sering meletus, melontarkan lava tinggi ke udara.



Saat ini tengah malam, tetapi langit masih sangat benderang, sehingga sulit untuk berhenti menjelajahi menara es. Menara ini salah satu yang terbesar di Erebus, tapi semburan uap dan panas dari bawah meruntuhkan dindingnya. Di kejauhan, di balik menara es lainnya, tampak Semenanjung Hut Point memanjang laksana jari ke arah Gunung Discovery.



Cahaya kehijauan menembus ventilasi berlapiskan kristal beku di Gua Warren.

Ahli mikrobiologi Craif Cary memeriksa catatan di bawah kubah biru dari gua es, di mana ia juga akan mengambil contoh tanah untuk memeriksa mikroba. Cahaya biru masuk melalui es tipis dari atas gua yang dekat dengan permukaan. Siapa pun yang berjalan di luar gua harus berhati-hati atau beresiko terjerembab.

Ahli mikrobiologi Craif Cary memeriksa catatan di bawah kubah biru dari gua es, di mana ia juga akan mengambil contoh tanah untuk memeriksa mikroba. Cahaya biru masuk melalui es tipis dari atas gua yang dekat dengan permukaan. Siapa pun yang berjalan di luar gua harus berhati-hati atau beresiko terjerembab.



Uap berputar keluar dari kawah Erebus, membawa bau belerang. Bagian dalam dari kawah ini terlihat seperti keju eksotis, lapisan es bergantian dengan lapisan batu, tanah, dan tanah liat vulkanik. Kekuatan alam terasa dahsyat di sini: udara tipis dan dinginnya udara menambah kekuatan elemen dari gunung api yang aktif.

Gabungan tali dan tangga memudahkan akses ke Gua Warren, labirin liang yang terbentuk oleh panas gunung berapi yang melelehkan es. Embusan udara mungkin menyebabkan pola berlekuk-lekuk di sekitar pintu masuk gua.

Kristal beku terbentuk ketika udara hangat lembab membentur permukaan dingin. Kemudian tumbuh menjadi bentuk yang berbeda, tergantung bagaimana aliran udara. Kristal ini sangat ringkih. Ketika ada orang yang berjalan dan membuat embusan udara, bisa menyebabkan kristal ini berubah bentuk atau bahkan lenyap. Dan mereka juga luar biasa indah, terutama di Gua Warren. Di bagian gelap, jauh dari pintu masuk, hiasan kristal es berkilau dan bersinaran di depan senter Anda.

Lanksap yang membumi. Di lereng atas Gunung Erebus, es sudah terpoles dan terbentuk oleh angin. Di kejauhan, lautan es, samudera luas, pegunungan, dan desa-desa kering dari daratan utama Antartika. Tiga sosok -nampak kecil di tempat seluas ini- bersiap untuk pulang ke camp setelah melewati hari dingin.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar