Minggu, 29 Juli 2012

Berhati hati terhadap model penipuan SMS baru

Penipuan melalui SMS sepertinya tidak akan pernah ada habisnya, walau berbagai cara telah dilakukan oleh pihat terkait untuk memberantas penipuan melalui SMS ini. Pihak kepolisan pernah membuka kotak layanan pengaduan penipuan SMS melalui nomor 1166, dimana bila kita menerima SMS Penipuan, kita bisa Laporkan ke 1166

SMS PenipuanTetapi hal itu nampaknya tidak mengurangi kasus penipuan melalui SMS, banyak modusyang dipakai terkait dengan penipuan melalui sms ini, misalnya melalui Jebakan SMS Penawaran Murah atau melalui pesan SMS minta pulsa.

Baru baru ini, Amws sering menerima SMS yang isinya
"YTH Bpk/Ibu, mengenai RUMAH yang mau di jual sy sudah survei dan berminat. Sy telp tdk tembus, masalah pembayaran hub suami sy Dr. Irawan HP: 085231313847"
SMS ini sepertinya merupakan modus baru penipuan melalui sms, karena setahu Amws modus penipuan seperti ini pernah terjadi hanya saja dilakukan melalui telepon langsung, dan sasarannya adalah yang pernah mengiklankan menjual rumah pada surat kabar dan memang Amws pernah mengiklankan akan menjual rumah, tetapi tetapi iklan tersebut sudah lama sekali, entah dari mana si penipu mendapatkan nomor saya, apakah secara random atau memang dari iklan yang pernah saya tayangkan di surat kabar (tapi iklannya sudah lama sekali)

SMSPernah Amws ingin iseng membalas SMS tersebut guna mengetahui apa yang akan dilakukan penipu, namun hal itu enggan saya lakukan, karena saya tidak tahu apakah saya bisa menahan jebakannya nanti atau malah nantinya saya benar benar tertipu, dan untuk menjaga hal tersebut maka saya mengabaikan SMS tersebut, dan Amws juga menghimbau siapa pun yang mungkin menerima SMS serupa untuk waspada dan hati hati atas model penipuan SMS ini. Lebih baik kita abaikan saja tidak perlu iseng membalas atau menelpon, daripada kita akan menyesal nantinya.

SMS penipuan melalui SMS ini bisa jadi merupakan dampak dari banyaknya tawaran SMS gratis dari berbagai operator dan bila mengingat hal ini, Amws cukup mendukung langkah pemerintah menerapkan skema Tarif SMS Lintas Operator dimana skema interkoneksi SMS yang sebelumnya Sender Keep All (SKA) yang artinya si pengirim SMS yang menentukan biaya  menjadi berbasis biaya (cost-based) dimana si penerima SMS ikut menerima pembayaran atas biaya SMS.

Semoga dikemudian hari penipuan SMS ini bisa dihentikan dan yang terpenting kita haru selalu waspada dan hati hati karena Amws yakin si penipu tidak akan pernah tinggal diam untuk terus melakukan inovasi dan ide kreatif untuk mencari mangsanya

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar