Rabu, 15 Agustus 2012

Jangan Korbankan Antasari di Kasus Century

VIVAnews – Pengacara Antasari Azhar, Maqdir Ismail, meminta Komisi Pemberantasan Korupsi cepat menyelesaikan skandal bailout Bank Century. Jika tidak, akan semakin banyak pihak yang merasa tersandera oleh kasus ini.

"Jangan biarkan kasus ini berlarut-larut," kata Maqdir saat berbincang dengan VIVAnews, Rabu 15 Agustus 2012.

Sebelumnya, Antasari mengeluarkan testimoni tentang rapat di Kantor Presiden pada 9 Oktober 2012. Antasari bilang, rapat yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu juga membahas rencana bailout Bank Century.

Belakangan, cerita Antasari itu dibantah oleh SBY. Bahkan, untuk bantahan itu, SBY menggelar jumpa pers di kantornya pada Rabu malam. Menurut SBY, testimoni itu bohong dan menyesatkan. SBY mengaku prihatin. Menurut dia, testimoni itu dikeluarkan Antasari karena kemungkinan khilaf.

Maqdir berharap, Antasari tidak menjadi korban kasus bank Century dengan testimoninya itu.  "Jangan sampai untuk keduakalinya Pak Antasari menjadi korban," ujarnya.

Menurut Maqdir, berdasarkan pembicaraannya dengan Antasari, kliennya itu tidak pernah mengatakan adanya pembahasan Century dalam rapat 9 Oktober 2008 itu.

Maqdir juga akan mengunjungi Antasari di penjara Tangerang untuk meminta tanggapan atas kasus ini lebih lanjut. Terutama, setelah SBY membantah pengakuan Antasari. Namun, Maqqdir belum tahu pasti kapan dia akan mengunjungi Antasari. "Saya akan atur lagi nanti, yang jelas secepatnya akan kita temui," turur Maqdir. (eh)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar