Sabtu, 28 April 2012

Sistem Keamanan Mac Jauh Tertinggal Dari Windows


Sistem Keamanan Mac Jauh Tertinggal Dari Windows - Selama ini Mac dikenal sebagai sistem operasi yang sangat aman dari berbagai ancaman keamanan. Namun merebaknya trojan Flashback yang telah berhasil menginfeksi ratusan ribu komputer Mac belakangan ini meruntuhkan predikat tersebut. Sehingga memunculkan komentar dari pakar antivirus Eugene Kaspersky, CEO Kaspersky mengenai penyebaran virus tersebut. Kaspersky menyatakan bahwa dalam hal keamanan sistem operasi Mac telah tertinggal 10 tahun dari Windows, dan disebutkan sebenarnya banyak celah keamanan dalam Mac yang saat ini menjadi “pekerjaan rumah” bagi Apple untuk memperbaikinya.
Dalam pernyataannnya di acara Info Security 2012 yang berlangsung di London, orang nomor satu di perusahaan antivirus tersebut mengungkapkan bahwa saat ini Apple telah memasuki masa yang sama yang telah dilalui Windows 10 tahun yang lalu. Dimana akan muncul banyak serangan pada celah keamanan Mac. Sehingga Apple harus melakukan berbagai update dan patch pada celah keamanan. Namun Eugene berharap bahwa Apple akan melakukan lebih dari itu, karena kejahatan di dunia cyber akan terus meningkat. Bisa diambil contoh dari trojan Flashback yang telah menyebar dan berhasil menginfeksi komputer Mac sebelumnya. Tentu akan dimanfaatkan oleh para hacker untuk lebih dalam mempelajari tentang kelemahan sistem operasi Mac.
Selama ini para pembuat virus kebanyakan memang mengincar sistem operasi Windows, sehingga Microsoft juga selalu mengantisipasinya dengan cara melakukan update untuk menambal celah keamanan yang kemungkinan dimanfaatkan oleh hacker. Mungkin Apple terlalu “pede” dengan MacOS-nya sehingga kurang mempersiapkan untuk menghadapi serangan dari luar. Masih menurut Kaspersky, Apple juga akan segera mengalami hal serupa yang dialami oleh Microsoft dalam meningkatkan keamanan sistem operasinya, menyusul munculnya virus atau trojan yang berhasil menginfeksi komputer Mac.
Karena pengguna Mac di seluruh dunia semakin meningkat yang mencapai 4 juta pengguna, serangan terhadap komputer Mac juga diperkirakan akan meningkat. Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, sekitar 600 ribu komputer Mac terinfeksi trojan yang bernama Flashback. Hal tersebut membuktikan bahwa Mac tidak sepenuhnya kebal dari serangan virus. Apple harus selalu siaga untuk selalu menyediakan update yang diperlukan dan tentu saja harus menambah biaya untuk audit celah keamanan pada MacOS.

Sumber: fastlinenews

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar