Senin, 02 Juli 2012

Penyebab dan Kronologi Jatuhnya Pesawat Cessna di Kuningan 2 Juli 2012

Penyebab dan Kronologi Jatuhnya Pesawat Cessna di Kuningan 2 Juli 2012
Penyebab dan Kronologi Jatuhnya Pesawat Cessna di Kuningan 2 Juli 2012 - Sampai saat ini masih belum pasti penyebab jatuhnya pesawat latih cessna yang jatuh di kuningan jawabarat 2 Juli 2012. Pesawat latih Cessna jatuh di Kuningan, Jawa Barat. Satu orang pilot di dalam pesawat tewas, sementara dua orang penumpangnya kritis. Bagaimana kronologinya?

Dari keterangan sementara, diketahui pesawat itu diisi oleh Kapten Heru sebagai pilot. Dua siswi yang berada dalam pesawat adalah Fitri dan Rara.

Berikut kronologi kejadian seperti disampaikan oleh Koordinator Basarnas Wilayah III Suyatno kepada detikcom:

Pukul 13.35 WIB
Pesawat Cessna bernomor registrasi PK-HAL lepas landas dari Lanud Cirebon. Pesawat itu berisi tiga orang dan memang sebagai pesawat latih bagi siswa penerbangan milik Aero Flyer Institute.

Pukul 15.15 WIB
Pesawat hilang kontak. Petugas langsung melakukan pencairan di sekitar kawasan Kuningan, Jawa Barat, karena kontak terakhir berada di lokasi tersebut.

Pukul 15.50 WIB
Pesawat ditemukan di Desa Sukadana Blok Patapan Kecamatan Ciawi Gebang, Kuningan, Jawa Barat. Pesawat nahas tersebut berada di pinggir sungai dalam kondisi terbelah dua. Satu orang tewas yakni pilot pesawat Kapten Heru sedangkan dua siswinya yakni Fitri dan Rara kritis. Kapten Heru dilarikan ke RS 45 Kuningan, sementara dua korban lainnya dibawa ke RS Wijaya Kusuma, Kuningan.

Korban tewas dari pihak Cessna berjumlah satu orang dan dua orang lainnya menderita luka bakar.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Martinus Sitompul mengungkapkan bahwa pesawat tersebut merupakan pesawat latihan milik sipil. “Tidak ada korban dari pihak masyarakat dalam peristiwa ini,” jelasnya ketika dihubungi Republika, Senin (2/7).

Sementara itu menurut Kapolres Kuningan AKBP Wahyu Bintoro pesawat milik Aero Flyer Institute tersebut jatuh di pinggir kali di Kuningan, Jawa Barat.
"Bagian depan pesawat rusak parah. Penyebab jatuhnya pesawat ini masih dalam proses penyidikan,” jelasnya.
Proses evakuasi dan olah tempat kejadian perkara, kata Wahyu, saat ini masih berlangsung di lokasi jatuhnya pesawat. “Dari Polres Kuningan kita keranhkan 40 petugas dan 30 petugas dari pihak TNI,” tuturnya.

Sumber : Detik.com - republika.co.id

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar