Kamis, 09 Agustus 2012

Ini 11 Investor 'Kelas Berat' Pemegang Saham Facebook

Jakarta - Banyak investor pra-IPO dan pemegang saham awal yang meraup untung dari aksi go public Facebook. Anggota direksi, investor besar, perusahaan investasi bahkan anggota keluarga (makin) kaya raya berkat IPO Facebook yang dilaksanakan Jumat lalu.

Chairman dan CEO Facebook, Mark Zuckerberg meraup keuntungan terbesar yakni US$ 18,7 miliar. Dengan ini, Zuckerberg menjadi miliarder termuda kedua yang pernah ada di dunia.

Siapa yang pertama? Dia adalah Dustin Mokovitz, co-founder Facebook yang meraup US$ 4,7 miliar dari kepemilikan 7% saham. Mokovitz meninggalkan Facebook pada 2008 untuk merintis Asana.

Nah, siapa sajakah investor Facebook lainnya? Berapa jumlah kepemilikan saham dan berapa nilai investasi mereka sekarang? Berikut daftar lengkapnya, dilansir dari CNBC (23/5/2012):

1. Peter Thiel

Dia merupakan salah satu pendiri PayPal sekaligus mantan chairman dan CEO-nya hingga diakuisisi eBay pada 2002. Thiel adalah rekanan di firma modal ventura Founders Fund dan investor luar Facebook pertama.

Thiel menyuntikkan hampir US$ 500.000 untuk Facebook atau sekitar 10% dari nilainya saat itu. Sekarang, investasi Thiel diperkirakan mencapai US$ 1,2 miliar (Rp 11.2 triliun). Selain Facebook, Thiel juga pernah 'menolong' pendanaan Youtube dan LinkedIn.

2. Reid Hoffman

Dia adalah investor besar di Facebook dan banyak perusahaan lainnya, termasuk Flickr, Last.fm, Ning dan Zynga. Hoffman adalah rekanan di Greylock dan salah satu pendiri serta executive chairman di LinkedIn.

Hoffman menginvestasikan US$ 40.000 di tahap pertama pendanaan Facebook. Kini nilai investasinya itu mencapai US$ 425 juta (Rp 3,99 triliun).

3. Jim Breyer (Accel Partners)

Pada Mei 2005, Accel menginvestasikan US$ 12,7 juta kepada Facebook dan Breyer juga menaruh uang pribadinya sebesar US$ 1 juta di situ. Jatah kepemilikan 10,7% saham membuat Accel sebagai pemegang saham luar terbesar dan nilainya sekarang mencapai US$ 6,6 miliar (Rp 62,04 triliun). Nilai saham pribadi Breyer sendiri berkisar US$ 400 juta (Rp 3,76 triliun) sekarang.

Breyer berafiliasi dengan Accel Partners telah menolong pendanaan lebih dari 30 perusahaan internet, media dan teknologi yang sukses merger atau selesai IPO. Portofolio Accel meliputi Groupon, Spotify, Dropbox dan Etsy.

4. Mark Pincus

Di tahun 2005, Pincus menjadi salah satu investor Facebook. Dia memiliki 5,3 juta saham yang sekarang nilainya mencapai US$ 186 juta (Rp 1,75 triliun). Pincus adalah pendiri dan CEO Zynga, pengembang game sosial terkemuka di dunia.

Dia memperoleh kesuksesan luar biasa sebagai pengusaha dan juga investor di Facebook. Zynga go public pada 2011 dan hubungan sinergis Zynga dengan Facebook berhasil mengembangkan kedua perusahaan tersebut.

5. Marc Andreessen (Andreessen Horowitz)

Marc sudah jadi anggota direksi Facebook sejak 2008 dan merupakan rekanan di perusahaan investasi Andreessen Horowitz. Dia memiliki 6,6 juta saham kelas B dan 5,2 juta saham terbatas di Facebook.

Andreessen juga berinvestasi di Twitter, Pinterest, Instagram dan Digg. Sebagai investor, dia akan mengambil beberapa saham lagi ketika akuisisi Facebook atas Instagram sudah selesai.

Sebelum menjadi investor, Andreessen adalah seorang web developer dan pengusaha. Dia mengembangkan browser web pertama di dunia, Mosaic untuk National Center for Supercomputing Applications.

Kemudian ia turut mendirikan cikal bakal Netscape Communications yang memproduksi Netscape Navigator, browser web terpopuler di dunia – hingga dilampaui oleh Internet Explorer.

6. Meritech Capital Partners

Meritech Capital Partners adalah perusahaan investasi yang fokus di teknologi dan informasi. Meritech berpartisipasi dalam pendanaan Facebook seri B di April 2006. Saat ini mereka memegang 40 juta saham dan berencana menjual 7 juta di antaranya. Meritech terdiri dari George Bischof, Joel Backman, Paul Madera, Rob Ward, Craig Sherman dan Mike Gordon.

7. Microsoft

Pada 24 Oktober 2007, Microsoft mengambil ‘jatah’ kepemilikan US$ 240 juta sebagai bagian dari kerjasama yang berkelanjutan. Microsoft merupakan peserta tunggal dalam tahap pendanaan Facebook seri C.

Mereka memperoleh 1,6% saham di perusahaan jejaring sosial yang saat itu masih bernilai US$ 15 miliar. Sekarang 1,6% saham itu bernilai lebih dari US$ 1 miliar (Rp 9,4 triliun). Saat ini Facebook juga terlibat dalam pembelian paten Microsoft, yang sebelumnya dibeli Microsoft dari AOL senilai US$ 550 juta.

8. Li Ka-shing

Miliarder Hong Kong ini dilaporkan menginvestasikan US$ 60 juta pada November 2007 dan menambahkan US$ 60 juta lagi di tahun 2008. Dengan penilaian US$ 15 miliar, Li memperoleh 0,8% saham di Facebook. Li adalah chairman Cheung Kong Holdings dan Hutchison Whampoa.

9. Yuri Milner (DST Global)

Pada tahun 2009, DST Global milik Yuri Milner membayar US$ 200 juta untuk sekitar 2% saham di Facebook yang saat itu bernilai US$ 10 miliar. Milner kembali lewat investasi Goldman Sachs di tahun 2011 dan menaruh tambahan US$ 50 juta dari kantong pribadinya.

Ditambah dengan pembelian borongan saham Facebook dari eks pemegang saham dan karyawan, porsi saham DST mencapai 5,5% yang bernilai sekitar US$ 4,6 miliar. Milyarder Rusia ini juga berinvestasi di perusahaan teknologi lainnya seperti Twitter, Groupon, Zynga, Airbnb dan Spotify.

10. Bono U2 (Elevation Partners)

Elevation Partners melakukan pembelian saham Facebook senilai US$ 120 juta dari pemegang saham pribadi di tahun 2010. Sedikit lebih besar dari investasi 2009. Investasi tersebut memberikan imbalan yang bagus untuk Elevation Partners. Saat itu, Facebook bernilai US$ 23 miliar. Kini, porsi 2.2% saham mereka bernilai sekitar US$ 1,4 miliar (Rp 13 triliun).

Elevation Partners adalah sebuah perusahaan investasi swasta yang fokus pada perusahaan internet, media dan teknologi. Portofolionya meliputi Yelp, Forbes, Moves dan jaringan situs-situs real estate. Beberapa pendirinya yaitu frontman U2 Bono, Robert McNamee dan Fred Anderson, mantan chief financial officer Apple.

11. Goldman Sachs

Pada 21 Januari, Goldman Sachs menginvestasikan US$ 1 miliar pada saham umum Facebook kelas A sebagai bagian dari penawaran luar negeri. DST dan Goldman Sachs juga menginvestasikan US$ 500 juta dalam saham umum kelas A yang ditawarkan Facebook Desember 2010. Total investasi ini mengganjar Goldman sekitar 66 juta saham bernilai US$ 30 juta yang akan segera mereka jual.


( ang / ash )

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar