Senin, 19 November 2012

Alasan Mengapa Laki – laki Enggan Naik Angkot



Angkutan kota alias angkot adalah salah satu hal yang paling dihindari para laki – laki. Saya sebagai pengguna setia angkutan umum merasa sedikit kesal dengan pernyataan tersebut. Memang, angkot di jaman sekarang benar – benar sepi penumpang. Sekalipun ada ya pasti perempuan atau mungkin ibu – ibu yang hendak berbelanja ke pasar. 

Tidak jarang ketika saya naik angkot, saya adalah satu – satunya penumpang laki – laki. Dari situlah muncul tanda tanya besar di kepala saya : " Mengapa laki – laki enggan naik angkot? "

Dan setelah melakukan survey kecil – kecilan, ternyata ada beberapa hal yang menyebabkan laki – laki enggan naik angkot :

1. Enggak macho

Beberapa laki – laki mengatakan kalau naik angkot itu berarti banci alias kurang gentle. Entah saya bingung mengapa mayoritas orang bilang begitu. Padahal tidak ada hubungannya antara kendaraan dengan macho.

2. Mahal

Ini juga menjadi salah satu pernyataan orang – orang yang menjadi tanda tanya besar di kepala saya. Jika anda sadar, angkutan umum menjadi mahal karena penumpangnya sedikit. Mereka kan harus menafkahi keluarga juga. Nah, maka dari itu, semakin anda menghindari angkot berarti anda turut berkontribusi dengan naiknya tarif angkot. Sebenarnya jika anda memiliki keberanian, anda juga bisa kok naik angkot gratis. Baca saja artikel saya tentang trik naik angkot gratis.

3. Susah Jodoh

Nah, kalau pernyataan yang ini saya percaya. Seperti yang anda tahu, perempuan jaman sekarang ini menilai laki – laki dari segi materi alias harta. Laki – laki yang naik angkot biasanya adalah kaum – kaum kurang mampu. Dengan begitu mayoritas perempuan menganggap rendah laki – laki yang menjadi penumpang angkot. Perilaku perempuan memang menyebalkan.

4. Motor Murah

Di jaman sekarang ini, motor menjadi murah. Sebenarnya bukan murah, hanya saja di jaman sekarang orang dipermudah untuk kredit motor. Alhasil orang – orang beralih dari kendaraan umum ke kendaraan pribadi. Memang, jika anda menggunakan kendaraan pribadi, maka keamanan dan keamanannya lebih terjamin. Namun sadarkah anda jika meledaknya frekuensi pemakai motor menyebabkan kemacetan lalu lintas?

5. Lambat

Salah satu faktor yang membuat orang – orang menghindari angkot adalah karena angkot itu lebih lambat dibanding kendaraan pribadi. Seperti yang kita tahu, angkutan umum memiliki kebiasaan nge-tem yang cukup memakan waktu sehingga kita akan terlambat sampai ke tempat tujuan. Belum lagi angkot yang nge-tem bisa mempersempit jalan dan mengakibatkan kemacetan lalu lintas. Jika anda sadar, penyebab angkot nge-tem adalah karena angkot tersebut sepi penumpang. Jika anda menghindari penggunaan angkutan umum, maka para supir angkot ini akan semakin doyan nge-tem. Maka dari itu, kurangilah penggunaan kendaraan pribadi dan beralihlah ke angkutan umum.

 6. Postur Tubuh


Seperti yang kita tahu, mayoritas laki - laki memiliki postur tubuh yang tinggi sehingga mereka merasa tidak nyaman di angkot yang kecil itu. Belum lagi kebiasaan laki - laki yang suka duduk dengan paha dilebarkan alias " ngangkang ". Tentu laki - laki tidak akan nyaman bersempit - sempit ria di dalam angkot.


Nah, itu dia beberapa alasan mengapa laki – laki tidak suka menggunakan kendaraan umum. Kalau saya pribadi sih masih setia menjadi penumpang angkot.

Kenapa? Aneh ya liat blogger kemana – mana naik angkot? :D

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar