Silahkan tunggu dalam 15 detik.

Download Timer
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 Juni 2012

Inspirasi Kita : Belajar Dari Cara Hidup Semut

Carilah dan jangan putus asa untuk mendapatkan apa yang dicari. Penyakit orang yang mencari adalah rasa bosan dan putus asa bila apa yang diinginkannya tidak segera didapat.
Tidaklah kau perhatikan, seiring dengan lamanya waktu, tetesan air yang lembut mampu menorehkan bekas yang jelas pada batu yang keras.
Alkisah, seorang pedalaman pergi untuk satu keperluan penting. Di tengah perjalanan ia duduk istirahat karena lelah. Saat itu, terpikir olehnya untuk kembali dan tidak melanjutkan perjalanannya. Tiba-tiba ia melihat seekor semut sedang merayap menaiki seonggok batu besar. Begitu jatuh, si semut bangkit dan dan berusaha naik lagi. Itu terjadi berulang-ulang, hingga akhirnya ia berhasil mencapai puncak batu tersebut. 
Melihat hal itu sang musafir berkata, “Aku lebih pantas untuk bersabar dan tekun ketimbang semut itu.” Dengan semangat baru, ia pun bangkit meneruskan perjalanannya hingga akhirnya menemukan apa yang dicarinya. 
Amsal 6 : 6 - 8 yang berbunyi 
"Hai pemalas, pergilah kepada semut, perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak. Biarpun tidak ada pemimpinnya, pengaturnya atau penguasanya, ia menyediakan rotinya di musim panas, dan mengumpulkan makanannya pada waktu panen."
Sobat, salah satu pelajaran paling berharga dan bekal kesuksesan yang dapat kita ambil dalam kehidupan semut adalah kegigihan. Ia tiada henti-hentinya mencoba dan mencoba lagi tanpa kenal lelah dan bosan sebelum sampai pada tujuannya. Semut melambangkan kegigihan, kesabaran , ketekunan, keuletan, dan perjuangan yang tak kenal menyerah. Semut mempunyai kegigihan yang luar biasa dalam upayanya mencapai tujuan. Sebuah pelajaran berharga yang patut diteladani 
Sobat, menurut pakar kehidupan : semut menyebutkan, bahwa semut menyimpan cadangan makanannya yang ia kumpulkan di musim panas untuk persediaan di musim dingin. Sebab di musim dingin ia tidak banyak keluar. Pada saat musim dingin pun ia baru memakan cadangan makanannya pada saat yang tepat. Dan untuk mengantisipasi agar biji-bijian yang tersimpan sebagai persediaan makanan tidak tumbuh menjadi tumbuhan, ia membelah biji-bijian itu dari tengahnya. 
Sobat, apabila perjalanan semut terhalangi oleh genangan air yang tidak mungkin di seberanginya, beberapa kawanan semut bergotong-royong, bahu-membahu membuat formasi jembatan di atas permukaan air itu. Setelah seluruh anggota semut melintasinya, kawanan semut yang membuat formasi jembatan itu pun menepi menyusul kawan-kawannya. Ketika seekor semut menemukan sekerat daging atau kaki belalang, dan ia tidak sanggup memikul atau mendorongnya, ia akan pergi ke sarangnya memanggil kawan-kawannya untuk bersama-sama memikul makanan yang ditemukannya. Kegigihan dan ketekunan semut benar-benar merupakan pelajaran berharga bagi orang yang menginginkan keberhasilan. Bahkan, kalau Anda meletakkan batu di jalan yang akan dilalui semut, ia tidak berhenti atau kembali ke belakang, melainkan menunggu sampai anda mengenyahkan batu tersebut. Jika tidak Anda enyahkan juga, maka ia pasti mencoba menaikinya, berjalan lewat sebelah kanan atau sebelah kirinya, atau memilih jalan lain menuju tempat tujuannya. 
Yang jelas ia pantang mundur. Tidak Ada Kata  Menyerah, So Bersemangat Terus.... !!!

Ayat Mas: Amsal 6: 6
Hai pemalas, pergilah kepada semut, perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak

 Semut diantara serangga lainnya :
Semut merupakan salah salah satu spesies serangga yang paling canggih, hampir tidak ada serangga lain yang sekuat semut.

Jumlah populasi semut
Jumlah Semut Sangat Banyak Sekali. Jika dikalkulasikan, 10% dari semua total hewan merupakan semut. Dan jika ditotal massa semua semut di bumi sama dengan total massa semua manusia di bumi.
Mengapa populasi semut bisa sedemikian hebat? Karna semut adalah binatang yang ahli beradaptasi dengan lingkungan di mana mereka tinggal

Umur Semut
Umur Semut Hanya Beberapa Bulan Berbeda dengan Ratunya. Semut pekerja hanya mampu bertahan hidup selama 45-60 hari, namun ratu semut bisa hidup hingga berumur 20 tahun. Dan ketika sang ratu mati, koloni semut tsb hanya bisa bertahan beberapa bulan.

Kecerdasan Semut
Semut Lebih Pintar Daripada yang Kalian Pikirkan
Binatang dengan otak paling besar proporsinya jika dibandingkan dengan tubuhnya adalah SEMUT. Mereka dikenal sebagai species paling cerdas di antara serangga-serangga lainnya dengan sekitar 250.000 sel otak.

 Pembagian Tugas di Kerajaan Semut
Semut mengerti tentang pembagian tugas/ ahli dalam pendelegasian tugas. Sang ratu semut pasti lebih besar daripada pekerjanya.
•    Tugas  Ratu semut : Setelah menemukan koloni baru, tugas sang ratu adalah untuk menghasilkan banyak semut pekerja, semut jantan dan ratu lainnya. Mereka bisa hidup selama 20 tahun dan bisa memproduksi ribuan telur dalam hidupnya.
•    Tugas Semut jantan : semut jantan memiliki tubuh yang paling kecil dalam kasta semut. Tugas mereka hanya satu, yaitu menemani sang ratu dalam mereproduksi. Dan akan mati setelah beberapa hari.
•    Semut pekerja memiliki tugas mencari makan, merawat bayi, membangun sarang dan menjaga koloni serta ratu.
•    Semut tentara bercirikan memiliki kepala yang besar. Tugas utamanya adalah menjaga sarang mereka dari serangan musuh.
Jadi tugas ratu semut di sini bukan untuk memimpin, mengatur atau menguasai semut lainnya, melinkan hanya untuk mereproduksi/ menghasilkan semut lain sebanyak mungkin. Meskipun demikian, setiap semut mengerti tugasnya masing-masing dan tidak bermalas-malasan dalam menjalankan tugas masing-masing tersebut.



Semut Ahli Bekerja Sama
Bisnis si Semut
Semut sangat kompak, ahli bekerja sama dalam kelompok. Ia sangat rajin mengumpulkan makanan dan mencari mangsa yang ditaklukkannya secara berkelompok.
Semut Karnivora. Di Afrika dan Asia, ada spesies semut yang bisa membunuh dan memakan binatang lain yang lebih besar dengan cara “mengeroyokinya”. Semut itu dikenal dengan nama Driver Ant, Safari Ant dan Siafu. Jenis semut itu merupakan pemburu yang sangat kuat, dan mereka memanfaatkan jumlah mereka saat mengincar mangsa.
Driver ant pernah ditemukan membunuh bayi manusia dan kuda yang sedang tertambat di kayu. Driver ant akan membunuh apapun yang berada di dekat sarang mereka, bahkan 100.000 ekor binatang mati dalam sehari karena koloni semut ganas ini. Semut ini juga suka berpindah-pindah untuk mencari mangsa, seperti serangga, laba-laba, kadal, ular, ayam dan binatang kecil lainnya. Terkadang memanjat pohon dan menyerang burung di sarangnya.
Semut memiliki ‘bisnis’ sendiri. Bisnis semut adalah dalam bidang pertanian, dan peternakan:
Semut Sangat Ahli di Bidang Pertanian. Para semut menggunakan teknik budidaya tanaman kebun yang sangat canggih untuk meningkatkan hasil panen mereka. Mereka membuat dan melepaskan zat kimia dalam bentuk lendir yang kaya antibiotik untuk menghambat pertumbuhan jamur.
Semut yang Suka Beternak. Semut beternak Aphid, sejenis kumbang.
Semut madu mendapatkan madu yang manis dar hasil sekresi aphid. Semut tsb akan melindungi dan memberi makanan kumbang. Mereka memilihkan tanaman yang cocok untuk Aphid tinggal dengan aman. Jika ada predator atau parasit datang, maka semut tsb akan memboyong aphid ke tempat lain. Mereka akan mempertahankan dan membela aphid.



PRAJURIT NOMOR SATU
Kemiskinan bisa datang seperti penyerbu, dan kekurangan bisa menyerang seperti orang yang bersenjata. Hal ini disebabkan karna kemalasan. Jika kita malas, kita pasti dikalahkan oleh kemiskinan, tetapi sebaliknya jika kita rajin, kita pasti dapat mengalahkan kemiskinan dan menjadi orang yang berkecukupan bahkan berkelimpahan. Tinggal di sini, siapa yang memenangkan peperangan ini, kemiskinan, atau kerajinan.
Oleh karna itulah, si semut merupakan binatang yang berjuang untuk hidup dan mereka dikenal sebagai binatang yang merupakan PRAJURIT NOMOR SATU.
Semut Merupakan Ahli Strategi Perang. Spesies semut yang berbeda, bahkan yang sama sekali pun terkadang “bertarung” dan “berperang” satu sama lain, dan bisa berlanjut selama beberapa jam, hari bahkan minggu. Salah satu pertempuran semut yang paling luas jangkauaanya adalah pertempuran sejenis Pavement Ant. Dan pertempuran paling besar adalah antara superkoloni semut Argentina yang menyebabkan jutaan korban semut yang tewas dalam sehari. Beda lagi dengan semut Amazon, mereka adalah sejenis semut yang suka “memperbudak” semut lain untuk dijadikan pekerja. Sebelum menyerang mereka akan mengobservasi sarang lawan. Setelah dua hari, semut amazon pun langsung menyerang, dengan mudah mereka menaklukkan lawannya yang rata-rata telah panik dan tidak terorganisir sama sekali.
Melihat itu semua, semut menjadi serangga pembunuh paling hebat di dunia…
Semut memiliki system pertahanan sarang
Semut juga ahli bangunan, dimana mereka membangun sarang mereka juga dibangun dengan sistem yang sangat canggih untuk mengontrol temperature dan kelembaban
Ayo perangi kemiskinan dengan kerajinan kita. Kalau kita tidak rajin, maka kemiskinanlah yang akan ‘menang’ atas hidup kita.


SANG AHLI ORGANISASI
Semut Adalah Ahli Organisasi dan sangat menjaga kesatuan/ unity. Bisa Membentuk Superkoloni. Semut argentina merupakan jenis semut yang suka menyerang. Mereka membentuk superkoloni yang besar dan banyak sekali di Kalifornia. Superkoloni tersebut memiliki jutaan sarang dengan jangkauan hampir ratusan mile (ratusan kilometer) dan kedalaman sarang 6 meter ke bawah. Semut dari sarang yang berbeda namun dalam satu koloni sangat jarang terlihat salin serang satu sama lain. Superkoloni terbesar terdapat di Kalifornia bagian selatan, dengan panjang 600 mile (sekitar 965 kilometer)
 

Sumber :  berbagai sumber
readmore »»  

Tuhan Tahu

Jika kau merasa lelah dan tak berdaya dari usaha yang sepertinya sia-sia...
Tuhan tahu betapa keras engkau sudah berusaha.

Ketika kau sudah menangis sekian lama dan hatimu masih terasa pedih...
Tuhan sudah menghitung airmatamu.

Jika kau pikir bahwa hidupmu sedang menunggu sesuatu dan waktu serasa berlalu begitu saja...
Tuhan sedang menunggu bersama denganmu.

Ketika kau merasa sendirian dan teman-temanmu terlalu sibuk untuk menelepon...
Tuhan selalu berada disampingmu.

Ketika kau pikir bahwa kau sudah mencoba segalanya dan tidak tahu hendak berbuat apa lagi...
Tuhan punya jawabannya.

Ketika segala sesuatu menjadi tidak masuk akal dan kau merasa tertekan...
Tuhan dapat menenangkanmu.

Jika tiba-tiba kau dapat melihat jejak-jejak harapan...
Tuhan sedang berbisik kepadamu.

Ketika segala sesuatu berjalan lancar dan kau merasa ingin mengucap syukur...
Tuhan telah memberkatimu.

Ketika sesuatu yang indah terjadi dan kau dipenuhi ketakjuban...
Tuhan telah tersenyum padamu.

Ketika kau memiliki tujuan untuk dipenuhi dan mimpi untuk digenapi...
Tuhan sudah membuka matamu dan memanggilmu dengan namamu.

Ingat bahwa dimanapun kau atau kemanapun kau menghadap...
TUHAN tahu semuanya
sumber : 
readmore »»  

Kisah Nyata : Wanita Jelek Itu Ibuku

Ini adalah sebuah kisah lama yang patut dibaca dan direnungkan berkali- kali betapa baiknya ibunda kita, bagaimana besarnya pengorbanan ibunda kita dstnya.

Kejadian ini terjadi di sebuah kota kecil di Taiwan, tahun berapa kejadiannya sudah lupa. Dan sempat dipublikasikan lewat media cetak dan electronic. Ada seorang pemuda bernama Abe (bukan nama sebenarnya). Dia anak yang cerdas, rajin dan cukup cool. Setidaknya itu pendapat cewek-cewek yang kenal dia.

Baru beberapa tahun lulus dari kuliah dan bekerja di sebuah perusahaan swasta, dia sudah dipromosikan ke posisi manager. Gajinya pun lumayan.Tempat tinggalnya tidak terlalu jauh dari kantor.

Tipe orangnya yang Humoris dan gaya hidupnya yang sederhana membuat banyak teman2 kantor senang bergaul dengannya, terutama dari kalangan cewek-cewek jomblo. Bahkan putri owner Perusahaan tempat ia bekerja juga menaruh perhatian khusus pada Abe.

Di rumahnya ada seorang wanita tua yang tampangnya seram sekali. Sebagian kepalanya botak dan kulit kepala terlihat seperti borok yang baru mengering. Rambutnya hanya tinggal sedikit di bagian kiri dan belakang. Tergerai seadanya sebatas pundak. Mukanya juga cacat seperti luka bakar. Wanita tua ini betul-betul seperti “Maaf” Monster yang menakutkan. Ia jarang keluar rumah bahkan jarang keluar dari kamarnya kalau tidak ada keperluan penting.
Wanita tua ini tidak lain adalah Ibu kandung A Be. Walau demikian, sang Ibu selalu setia melakukan pekerjaan rutin layaknya ibu rumah tangga lain yang sehat. Membereskan rumah, pekerjaan dapur, cuci-mencuci (pakai mesin cuci) dan lain-lain.

Juga selalu memberikan perhatian yang besar kepada anak satu-satu-nya A be. Namun A be adalah seorang pemuda normal layaknya anak muda lain. Kondisi Ibunya yang cacat menyeramkan itu membuatnya cukup sulit untuk mengakuinya.

Setiap kali ada teman atau kolega business yang bertanya siapa wanita cacat dirumahnya, A be selalu menjawab wanita itu adalah pembantu yang ikut Ibunya dulu sebelum meninggal. “Dia tidak punya saudara, jadi saya tampung, kasihan.” jawab A be. Hal ini sempat terdengar dan diketahui oleh sang Ibu. Tentu saja ibunya sedih sekali. Tetapi ia tetap diam dan menelan ludah pahit dalam hidupnya. Ia semakin jarang keluar dari kamarnya, takut anaknya sulit untuk menjelaskan pertanyaan mengenai dirinya.
http://gbsjambi.co.cc/kisah-nyata-wanita-jelek-itu-ibuku.html
Hari demi hari kemurungan sang Ibu kian parah. Suatu hari ia jatuh sakit cukup parah. Tidak kuat bangun dari ranjang. A be mulai kerepotan mengurusi rumah, menyapu, mengepel, cuci pakaian, menyiapkan segala keperluan sehari-hari yang biasanya di kerjakan oleh Ibunya.

Ditambah harus menyiapkan obat-obatan buat sang Ibu sebelum dan setelah pulang kerja (di Taiwan sulit sekali cari pembantu, kalaupun ada mahal sekali). Hal ini membuat A be jadi BT (bad temper) dan uring-uringan di rumah.

Pada saat ia mencari sesuatu dan mengacak-acak lemari ibunya, A be melihat sebuah box kecil. Di dalam box hanya ada sebuah foto dan potongan koran usang. Bukan berisi perhiasan seperti dugaan A be. Foto berukuran postcard itu tampak seorang wanita cantik.

Potongan koran usang memberit akan tentang seorang wanita berjiwa pahlawan yang telah menyelamatkan anaknya dari musibah kebakaran. Dengan memeluk erat anaknya dalam dekapan, menutup dirinya dengan sprei kasur basah menerobos api yang sudah mengepung rumah.


Sang wanita menderita luka bakar cukup serius sedang anak dalam dekapannya tidak terluka sedikitpun. Walau sudah usang, A be cukup dewasa untuk mengetahui siapa wanita cantik di dalam foto dan siapa wanita pahlawan yang dimaksud dalam potongan koran itu. Dia adalah Ibu kandung A be. Wanita yang sekarang terbaring sakit tak berdaya.
Spontan air mata A be menetes keluar tanpa bisa dibendung. Dengan menggenggam foto dan koran usang tersebut, A be langsung bersujud disamping ranjang sang Ibu yang terbaring. Sambil menahan tangis ia meminta maaf dan memohon ampun atas dosa-dosanya selama ini.

Sang ibupun ikut menangis, terharu dengan ketulusan hati anaknya. “Yang sudah-sudah nak, Ibu sudah maafkan. Pintu Hatii ku selalu terbuka untuk-mu, jangan diungkit lagi”.

Setelah sembuh, A be bahkan berani membawa Ibunya belanja ke supermarket. Walau menjadi pusat perhatian banyak orang, A be tidak merasa terusik. Kemudian peristiwa ini menarik perhatian kuli tinta (Wartawan). Dan membawa kisah ini ke dalam media cetak dan elektronik. Ketika membaca kisah ini di media cetak, saya sempat menangis karena tidak sempat bersujud di hadapan mamaku. Mamaku telah meninggal 3 th lebih saat itu.

Bagi Teman-teman yang masih punya Ibu (Mama) di rumah, biar bagaimanapun kondisinya, segera bersujud di hadapannya. Selagi masih ada waktu ya.. Semoga kita semua senantiasa selalu berbahagia....
readmore »»  

Kecantikan Seorang wanita


Seorang anak laki-laki kecil bertanya kepada ibunya "Mengapa engkau menangis?"

"Karena aku seorang wanita", kata sang ibu kepadanya.

"Aku tidak mengerti", kata anak itu

Ibunya hanya memeluknya dan berkata, "Dan kau tak akan pernah mengerti"

Kemudian anak laki-laki itu bertanya kepada ayahnya, "Mengapa ibu suka menangis tanpa alasan?"

"Semua wanita menangis tanpa alasan" hanya itu yang dapat dikatakan oleh ayahnya.

Anak laki-laki kecil itu pun lalu tumbuh menjadi seorang laki-laki dewasa, tetap ingin tahu mengapa wanita menangis.

Akhirnya ia menghubungi Tuhan dan ia bertanya: "Tuhan, mengapa wanita begitu mudah menangis?"

Tuhan berkata:

"Ketika Aku menciptakan seorang wanita, ia diharuskan untuk menjadi seorang yang istimewa. Aku membuat bahunya cukup kuat untuk menopang dunia; namun, harus cukup lembut untuk memberikan kenyamanan "

"Aku memberikannya kekuatan dari dalam untuk mampu melahirkan anak dan menerima penolakan yang seringkali datang dari anak-anaknya "

"Aku memberinya kekerasan untuk membuatnya tetap tegar ketika orang-orang lain menyerah, dan mengasuh keluarganya dengan penderitaan dan kelelahan tanpa mengeluh "

"Aku memberinya kepekaan untuk mencintai anak-anaknya dalam setiap keadaan, bahkan ketika anaknya bersikap sangat menyakiti hatinya "

"Aku memberinya kekuatan untuk mendukung suaminya dalam kegagalannya dan melengkapi dengan tulang rusuk suaminya untuk melindungi hatinya "

"Aku memberinya kebijaksanaan untuk mengetahui bahwa seorang suami yang baik takkan pernah menyakiti isterinya, tetapi kadang menguji kekuatannya dan ketetapan hatinya untuk berada disisi suaminya tanpa ragu "

"Dan akhirnya, Aku memberinya air mata untuk diteteskan.

Ini adalah khusus miliknya untuk digunakan kapan pun ia butuhkan."

Tahukah anda bahwa :

Kecantikan seorang wanita bukanlah dari pakaian yang dikenakannya, sosok yang ia tampilkan, atau bagaimana ia menyisir rambutnya."

"Kecantikan seorang wanita harus dilihat dari matanya, karena itulah pintu hatinya - tempat dimana cinta itu ada."

Sumber : http://ayubghosthand.blogspot.com/
readmore »»  

Kamis, 07 Juni 2012

Bertobat Sebelum Terlambat

Sebuah kisah 2 orang anak di Kitab Lukas 15 : anak yang bungsu suatu ketika meminta warisan kepada orang tuan-nya sebelum waktunya dan pergi ke tempat yang jauh. Kemudian si anak bungsu menghabiskan semua warisan yang diberikan orang tua-nya untuk berfoya-foya dan akhirnya si anak bungsu pun jatuh bangkrut. bahkan untuk bisa bertahan hidup, dia harus bekerja di tempat orang yang beternak babi, di peternakan babi itu pun si anak bungsu masih kesulitan untuk mendapat makanan, samapi makanan babi dilarang untuk dimakan. Ia menyadari keadaannya, mengingat rumah bapa-nya, di rumah bapa-ku banyak hamba-hamba-nya dan hidup di sana tanpa kekurangan, jerit dalam hati-nya. pada akhirnya si anak bungsu nekad pulang…bahkan rela dijadikan sebagai seorang upahan demi dapat makanan dari rumah bapa-nya.

Ketika anak bungsu ini kembali ke rumah bapa-nya, bapa-nya berlari mendapatkan dia, memeluk dan mencium dia, ketika dia mengakui kesalahannya kepada bapanya dan minta supaya dijadikan orang upahan bapanya

Bahkan ketika anak itu sedang mengakui dosanya, sedang minta ampun kepada bapanya,….LIHAT…bapanya jauh lebih sibuk ngurusin pemulihan anaknya yang baru aja datang..But the father wasn’t listening .. yang dilakukan bapanya adalah berkata QUICK kpd hamba-hambanya. CEPAT…!!! pulihkan keadaan anakku, pakaikan semua cincin, jubah, dll nya kembali. keadaannya haruslah pulih, sama sebelum dia pergi.

Ketika seorang anak memutuskan untuk kembali kepada Bapa dari kehidupannya yang rusak, Bapa jauh lbh ingin memulihkan…oh…tidak hanya memulihkan…tp Bapa dengan CEPAT memulihkannya, Dia tidak berlambat-lambat, Dia BERLARI mendapatkan anaknya yang kembali.. Aku mengucap syukur kepada Allah, karena ternyata…wow…Dia bertindak CEPAT untuk memulihkan anak2-Nya yang kembali dlm keadaan yang ‘terluka/hancur’.
Dia dengan segera menyiapkan ‘a wonderful time’ for us. How awesome my Heavenly Father is.
readmore »»  

Lebih Baik Introspeksi Diri Dari Pada Menghakimi

Suatu hari, ada seorang perempuan yang tertangkap telah berbuat zina. Dengan segera para pemuka agama membawa perempuan ini di hadapan Yesus. Mereka berkata kepada Yesus, bahwa menurut hukum Taurat, orang yang berbuat zinah harus dilempari batu.

Yesus mencoret-coret sesuatu dengan jari-Nya di tanah, dan berkata kepada para pemuka agama, barang siapa yang tidak pernah berbuat dosa, dipersilakan bagi dia yang pertama untuk melempar batu kepada perempuan itu. (Yoh 8:1-11)

Hukum Taurat ditulis dengan jari Allah di atas loh-loh batu. Kini dengan jari yang sama, Yesus menulis di atas tanah, hendak mengingatkan lagi bahwa dulu kala, memang Dia lah yang menulis hukum Taurat yang memperbolehkan orang untuk melempari batu kepada orang yang telah berbuat dosa. Kini, Yesus, Pembuat hukum Taurat itu, berkata kepada perempuan ini:

    Yoh 8:10-11  Lalu Yesus bangkit berdiri dan berkata kepadanya: “Hai perempuan, di manakah mereka? Tidak adakah seorang yang menghukum engkau?” Jawabnya: “Tidak ada, Tuhan.” Lalu kata Yesus: “Akupun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang.”

Yesus, Tuhan Allah, tidak menghukum perempuan yang berdosa ini. Mengapa? Dia hendak mengajarkan hukum yang baru kepada kita, bahwa di dalam Kristus Yesus tidak ada lagi penghukuman (Rm 8:1), sama sekali. SEMUA hukuman atas dosa telah Ia tanggung di kayu salib.

Perhatikan: Yesus tidak dapat mengerjakan sesuatu jika Ia tidak melihat Bapa mengerjakannya. Itu artinya, Yesus dapat berkata bahwa Ia tidak menghukum perempuan berdosa ini karena Ia melihat Bapa pun tidak menghukum perempuan berdosa ini. (Yoh 5:19)

Yesus sengaja membuat wanita ini mengerti betapa dia tidak dihukum, baik oleh Allah maupun oleh manusia. Barulah setelah itu Yesus dapat berkata kepada wanita ini, pergilah dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang. Tidak adanya penghukuman dari Tuhan memberikan kemampuan/kuasa pada kita untuk tidak berbuat dosa lagi, memberikan kekuatan kepada kita untuk berbalik dari dosa.

Friends, pertobatan tidak menghasilkan kasih karunia. Kasih karunia lah yang membawa orang dalam pertobatan. Siapa bilang kalau kita bertobat, maka Tuhan tidak lagi menghukum kita? Itu salah. Bahkan dalam kisah anak yang hilang, ayah dari anak yang berdosa itu telah lama menunggu anaknya kembali, menerima anaknya apa adanya, bahkan sebelum si anak menyatakan diri bertobat. Kasih lah yang membawa orang masuk dalam pertobatan. Kasih karunia lah yang membuat setiap kita memiliki kuasa untuk tidak lagi berbuat dosa.

Kebenarannya adalah, Tuhan tidak menghukum kita. Yesus berkata bahwa Dia datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan menyelamatkan dunia (Yoh 12:47). Sadarilah, dan ijinkan Yesus tinggal dalam hatimu, datang ke dalam hidupmu, DIA DATANG untuk MENYELAMATKANMU. Menyelamatkanmu dari segala sesuatunya, termasuk juga menyelamatkanmu dari dosa. Bukan kekuatanmu yang memampukanmu untuk hidup kudus, baik, murni, dan berkenan di hadapan Tuhan. Hanya karena kasih karunia-Nya, perbuatan-Nya di kayu salib, menebus mu dari dosa, itu lah yang akan memampukanmu untuk hidup kudus, baik, murni, dan berkenan di hadapan Tuhan.

Yesus datang ke dunia ini dengan 1 tujuan: MENYELAMATKANMU, karena itu lah Dia disebut Juru Selamat (= ahli bikin selamat, ahli menyelamatkan)
readmore »»  

TIDAK ADA tuhan SEPERTI ALLAH ISRAEL

Bacaan Alkitab : Yesaya 44 : 6 – 8


effatha.org Tidak jarang Firman ALLAH menekankan, bahwa ‘ALLAH memiliki kedekatan dengan kerohanian Israel'. Ditekankan-Nya melalui firman-Nya itu dengan tegas - bahwa realitas ALLAH sudah ada sejak dahulu, sebagai Pencipta. Dan realitas ALLAH ada terkemudian seiring dengan perjalanan zaman, yakni sampai pada zaman hidup bersama dengan manusia. Dan ALLAH senantiasa memelihara manusia dan segala ciptaan-Nya.

Menjadi jelas kalau semua manusia harus menyerukan tentang ALLAH yang terus-menerus mendatangkan pemeliharaan-Nya terhadap semua yang diciptakan-Nya, termasuk kita sebagai manusia.
 Kini mendorong kita untuk tidak memiliki rasa takut dan gentar di hadapan ALLAH. Karena dari sejak dahulu ALLAH sudah menghendaki supaya kita menjadi saksi-saksi bagi-Nya. Dan mempertahankan pengakuan kita, bahwa: ‘tidak ada tuhan seperti ALLAH Israel yang selalu mengenal dan memelihara kita yang tidak sekedar berpengakuan terhadap-Nya-tetapi juga kita yang senantiasa beribadat hanya kepada ALLAH dengan segenap kehidupan.

Demikian tidak menutup kemungkinan kita akan menjadi teladan dalam berkerohanian di hadapan semua manusia yang mendatangkan ibadat sesuai dengan tuntutan Firman ALLAH. Kita pun akan selalu memiliki akal-budi yang mulia dengan sikap keteladanan yang terpuji dan penuh kasih. Tepatnya kita akan selalu berperilaku kreatif dan profesional. Bahkan kita pun merasa di utus oleh ALLAH untuk merestorasi demi kembalinya kepada sebuah kehidupan yang benar di dalam kedamaian bersama dengan ALLAH - dan bersama dengan orang-orang lain.


KJ.53 : 1
Doa: Ya TUHAN; hanya Engkaulah ALLAH yang penuh kebenaran Illahi. Amin.
readmore »»  

Rabu, 06 Juni 2012

Berjalan Menurut Kehendak Tuhan

Kadang-kadang aku heran pertanyaan-pertanyaan yang masuk ke dalam hati saya setelah berada di sini di bumi ini selama bertahun-tahun! Semakin saya merenungkan Firman Tuhan dan mencoba untuk menjalaninya, sepertinya ingin lebih dalam dan lebih pencarian jiwa pertanyaan datang dari dalam. Membuat saya berpikir apakah saya seorang Katolik akhir-berkembang - dan itu juga orang yang sebenarnya adalah "cradle" Katolik!Satu hal yang saya pelajari dalam tiga tahun saya sebagai Sponsor di RCIA (Ritus Inisiasi Kristen untuk Dewasa) pelayanan, adalah bahwa sering iman mereka yang menjadi Katolik lebih kuat dan lebih dalam dari kita-kita lahir ke dalamnya. Kami, "buaian" Katolik, cenderung untuk mengambil iman kita begitu saja. Kami tidak harus pencarian dan rindu untuk mengenal Yesus dan secara sadar membuat keputusan untuk hidup bagi Dia. Berkat terbesar saya dari menjadi bagian dari pelayanan RCIA adalah kesempatan saya harus memperdalam iman Katolik saya sendiri dan belajar dari keberadaan sebuah buku benar-benar berharga pada Ajaran dan Doktrin Gereja Katolik - Katekismus Gereja Katolik . Ini menjawab semua pertanyaan tentang Iman Katolik dan apa SETIAP Katolik harus tahu tentang iman kita. Bahkan setelah 10 tahun, saya sangat bersyukur kepada Allah atas rahmat diberkati. Kenyataan bahwa aku telah sangat menantang untuk menjawab pertanyaan mingguan dari Enquirers fasih dalam kelompok saya selama tahun-3 tahun, membuat saya sampai larut malam cukup beberapa malam! Mereka benar-benar mencari untuk belajar, memahami dan mengenal Yesus - sebuah fakta yang benar-benar saya kagumi tentang mereka. Saya tidak pernah berpikir tentang Yesus dan iman saya seperti yang mereka lakukan! Dengan berbagi pengalaman iman saya dan membaca tentang Katekismus Gereja Katolik, saya belajar banyak tentang iman saya sendiri yang saya ambil untuk diberikan. Saya harus memeriksa jauh di dalam diri saya untuk menjawab pertanyaan mereka.Hingga hari ini, saya sangat percaya bahwa selain pengalaman iman pribadi kita, kita HARUS membaca dan merenungkan Alkitab setiap hari dan memahami iman kita dalam ketaatan total kepada ajaran Gereja Katolik. Iman kita tidak dapat berupa salah satu jenis "supermarket" - memilih untuk percaya dan mematuhi apa yang kita merasa nyaman dengan. Selama retret relawan terbaru kami tahunan 'di sini, retret direktur kami, Fr. Martin Kalamparampil VC, Direktur - Ilahi Tabor Ashram, dari Kalyan, Mumbai, India meminta kami pertanyaan mendalam - "siapa kehendak yang kita lakukan saat kita melayani di pusat retret Apakah kita mencari kepentingan kita sendiri?" Bapa mengutip Alkitab ayat Filipi 2:21 - "Semua orang hanya memikirkan urusannya sendiri, tidak dengan penyebab Yesus Kristus." Fr. Martin meminta kami untuk mencerminkan - "Apakah kehendak saya berpusat pada Yesus?" Yesus sendiri belum akan Dia taat kepada Bapa-Nya. Ketika Yesus berkata, "Aku datang ke dunia bukan untuk melakukan kehendak saya, tetapi kehendak Bapa yang mengutus Aku." (Yohanes 6:38)

Saya terkesan mendalam di hati saya dengan kata-kata Fr. Martin untuk kita masing-masing: ". Saya harus menyerahkan sepenuhnya kepada Allah dalam kerendahan hati Tidak ada yang saya lakukan adalah karena saya Penyangkalan diri dan ketaatan adalah dua NILAI dari Kerendahan hati.." Memang, St Fransiskus dari Assisi adalah anak dari salah satu orang terkaya di Assissi namun ia memberikan semuanya dalam penyangkalan diri. Ketaatan adalah SO penting. Fr. Martin menegaskan aspek ini benar-benar penting dari iman kita dan dalam pelayanan kami - "Ketaatan kepada atasan Anda." Kita harus SELALU taat kepada otoritas Gereja dan ajarannya. Kita harus taat kepada imam-imam kami.Siapa pun yang mengatakan tidak perlu untuk berkonsultasi atau mendengarkan imam pada masalah iman dengan mengandalkan logika manusia mereka sendiri adalah memiliki dosa kesombongan rohani dan melawan Firman Tuhan. Sangat penting untuk memiliki Direktur Spiritual untuk membimbing kita dalam iman kita didasarkan pada Firman Tuhan dan Ajaran Gereja. Setiap imam dan setiap Paus memiliki satu - hal ini membantu kita tetap berakar di dalam Kristus dan belajar kerendahan hati dan ketaatan. "Yesus Kristus adalah sama kemarin, hari ini, dan selamanya Jangan ada. Membiarkan segala macam ajaran yang aneh dari membawa Anda dengan cara yang benar Adalah baik untuk menerima kekuatan batin dari kasih karunia Allah ...". (Ibrani 13:8-9) "Taatilah pemimpin-pemimpinmu dan mengikuti perintah mereka Mereka jaga atas jiwamu tanpa beristirahat, karena mereka harus memberi Allah penjelasan tentang layanan mereka Jika kamu menuruti mereka, mereka akan melakukan pekerjaan mereka dengan senang hati;.. Jika tidak , mereka akan melakukannya dengan kesedihan, dan itu akan menjadi tidak ada bantuan kepada Anda. " (Ibrani 13:17) Untuk mematuhi imam-imam kami, uskup, kardinal dan Paus - hirarki Gereja sebagai dipilih oleh Tuhan - yang dilakukan Allah Will.Salah satu pertanyaan yang membakar dalam hati saya ini sembilan bulan terakhir (dan tiba-tiba menjadi tujuan retret saya malam 1) adalah "Di mana saya mulai untuk benar-benar berkomitmen untuk panggilan saya dari Allah?" Pilihan apa yang saya dapat?Musik video YouTube di bagian atas posting ini - "Semua Me" - sebuah lagu sangat-menyentuh oleh Matt Hammit, menangkap terbaik apa yang ada di hatiku saat aku mulai mencari dalam untuk Yesus sebagai "jangkar" dalam hidup saya. Ia masih memimpin saya melalui semua badai, pergolakan, sakit, kesedihan dan keraguan bahwa untuk sementara waktu tampaknya benar-benar menguasai saya. Dia memberikan saya keberanian saya butuhkan.Hati saya memiliki ATAS jawaban yang memberi saya damai - "Yesus, saya ingin Anda untuk memiliki SEMUA saya!"[Matt Hammitt menulis lagu "SEMUA ME" sebagai anak bayinya menderita masalah jantung dan dari Matt dan perjalanan iman sendiri keluarganya di masa itu.]Di bawah ini adalah bagian dari lirik-lirik lagu yang benar-benar berbicara apa yang ada dalam hati saya kepada Yesus:Aku tidak akan membiarkan kesedihan
Mencuri Anda dari pelukanku
Aku tidak akan membiarkan rasa sakit
Jauhkan Anda dari hatiku
Aku perdagangan rasa takut
Dari semua yang saya bisa kehilangan
Untuk setiap saat
Saya akan berbagi dengan Anda.


Kau akan memiliki semua dari saya
Kau akan memiliki semua dari saya
Penyebab Anda layak segala air mata jatuh
Kau layak menghadapi rasa takut
Kau akan tahu semua cinta saya
Bahkan jika itu tidak cukup
Cukup untuk memperbaiki patah hati kita
Tapi memberikan Anda semua saya
Adalah tempat saya akan mulai

Dan surga membawa Anda ke saat ini
Terlalu indah untuk berbicara
Anda layak semua dari saya
Anda layak semua dari saya
Jadi, saya sembarangan mencintaimu
Bahkan jika saya berdarah
Anda layak semua dari saya
Anda layak semua dari saya

Diterjemahkan dari : http://alwaysajoy.blogspot.com
readmore »»  

Minggu, 27 Mei 2012

DIMANA LETAK NILAI SEBUAH PEMBERIAN ?

Memberi Hingga Sakit Sebab mereka semua memberi persembahannya dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, bahkan seluruh nafkah yang dimilikinya (Lukas 21:4)

-------------------------------------------------------------------------------------
Bacaan: Lukas 21:1-4
Setahun:
Hosea 12-14
Kak Yanto adalah seorang penarik becak berusia separuh baya. Ia biasa mangkal di depan Rumah Sakit Bethesda, Yogyakarta. Penghasilannya tidak tetap. Kalau sedang sepi, ia hanya memperoleh sekitar Rp10.000,00 sehari. Kalau sedang ramai, biasanya sehari bisa sampai Rp25.000,00-Rp30.000,00. Dari penghasilannya itu, selain tentu untuk menghidupi istri dan tiga orang anaknya di kampung, Pak Yanto juga selalu menyisihkan untuk memberi persembahan bagi gerejanya yang tengah direnovasi.
Ada dua hal yang membuat sebuah pemberian itu berharga. Pertama, ketulusan yang mendasari; memberi karena memang mau memberi. Titik. Bukan, misalnya, supaya mendapat pujian atau berharap ucapan terima kasih. Motivasi tidak tulus akan mengurangi nilai sebuah pemberian. Kedua, adanya pengorbanan di baliknya. Pemberian yang bertolak dari keterbatasan dan kekurangan si pemberi akan jauh lebih bernilai, terlepas besar kecilnya nilai nominal pemberian itu.
Inilah yang dilakukan oleh janda miskin yang kita renungkan hari ini. Ia memberi banyak justru dalam kekurangannya. Dan dari pemberiannya itu tercermin pula ketulusan. Ia memberi tanpa berpikir apa yang akan diperolehnya sebagai balasan; betul-betul sebuah pemberian atas dasar kerelaan dan karena keinginan untuk memberi yang terbaik. Itulah sebabnya di mata Tuhan, pemberiannya itu jauh lebih bernilai dari semua pemberian yang lain (ayat 3). Ya, sebuah pemberian dapat menunjukkan besarnya kasih di baliknya ketika kita melakukannya tanpa pamrih, dan ketika kita harus berkorban untuk memberikannya —AYA

NILAI SEBUAH PEMBERIAN TERLETAK PADA
KETULUSAN DAN PENGORBANAN YANG MELANDASINYA

Lukas 21:1-4
21:1 Ketika Yesus mengangkat muka-Nya, Ia melihat orang-orang kaya memasukkan persembahan mereka ke dalam peti persembahan.
21:2 Ia melihat juga seorang janda miskin memasukkan dua peser ke dalam peti itu.
21:3 Lalu Ia berkata: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang itu.
21:4 Sebab mereka semua memberi persembahannya dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, bahkan ia memberi seluruh nafkahnya.”

– Diterbitkan Oleh Yayasan Gloria untuk kemuliaan Tuhan –

sumber : http://trusttogod.wordpress.com
readmore »»  

Bersyukurlah !

Aku Tak Selalu Mendapatkan Apa Yang Kusukai,
Oleh Karena Itu Aku Selalu Menyukai Apapun Yang Aku Dapatkan

Kata-kata diatas merupakan wujud syukur. Syukur merupakan kualitas hati yang terpenting. Dengan bersyukur kita akan senantiasa diliputi rasa damai, tentram dan bahagia. Sebaliknya, perasaan tak bersyukur akan senantiasa membebani kita. Kita akan selalu merasa kurang dan tak bahagia.

Ada dua hal yang sering membuat kita tak bersyukur.

Pertama :
Kita sering memfokuskan diri pada apa yang kita inginkan, bukan pada apa yang kita miliki.
Katakanlah anda telah memiliki sebuah rumah, kendaraan, pekerjaan tetap, dan pasangan yang terbaik. Tapi anda masih merasa kurang. Pikiran anda dipenuhi berbagai target dan keinginan. Anda begitu terobsesi oleh rumah yang besar dan indah,mobil mewah, serta pekerjaan yang mendatangkan lebih banyak uang. Kita ingin ini dan itu. Bila tak mendapatkannya kita terus memikirkannya. Tapi anehnya, walaupun sudah mendapatkannya, kita hanya menikmati kesenangan sesaat. Kita tetap tak puas, kita ingin yang lebih lagi. Jadi, betapapun banyaknya harta yang kita miliki, kita tak pernah menjadi “KAYA” dalam arti yang sesungguhnya.
Mari kita luruskan pengertian kita mengenai orang “kaya“. Orang yang “kaya“ bukanlah orang yang memiliki banyak hal, tetapi orang yang dapat menikmati apapun yang mereka miliki. Tentunya boleh-boleh saja kita memiliki keinginan,tapi kita perlu menyadari bahwa inilah akar perasaan tak tenteram. Kita dapat mengubah perasaan ini dengan berfokus pada apa yang sudah kita miliki. Cobalah lihat keadaan di sekeliling Anda, pikirkan yang Anda miliki, dan syukurilah. Anda akan merasakan nikmatnya hidup. Pusatkanlah perhatian Anda pada sifat-sifat baik atasan, pasangan, dan orang-orang di sekitar Anda. Mereka akan menjadi lebih menyenangkan. Seorang pengarang pernah mengatakan, “Menikahlah dengan orang yang Anda cintai, setelah itu cintailah orang yang Anda nikahi.“ Ini perwujudan rasa syukur.
Ada cerita menarik mengenai seorang kakek yang mengeluh karena tak dapat membeli sepatu, padahal sepatunya sudah lama rusak. Suatu sore ia melihat seseorang yang tak mempunyai kaki, tapi tetap ceria. Saat itu juga si kakek berhenti mengeluh dan mulai bersyukur.

Kedua :
kecenderungan membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain.
Kita merasa orang lain lebih beruntung. Kemanapun kita pergi, selalu ada orang yang lebih pandai, lebih tampan, lebih cantik, lebih percaya diri, dan lebih kaya dari kita.
Saya ingat, pertama kali bekerja saya senantiasa membandingkan penghasilan saya dengan rekan-rekan semasa kuliah. Perasaan ini membuat saya resah dan gelisah. Sebagai mantan mahasiswa teladan di kampus, saya merasa gelisah setiap mengetahui ada kawan satu angkatan yang memperoleh penghasilan di atas saya. Nyatanya, selalu saja ada kawan yang penghasilannya melebihi saya. Saya menjadi gemar bergonta-ganti pekerjaan, hanya untuk mengimbangi rekan-rekan saya. Saya bahkan tak peduli dengan jenis pekerjaannya, yang penting gajinya lebih besar. Sampai akhirnya saya sadar bahwa hal ini tak akan pernah ada habisnya. Saya berubah dan mulai mensyukuri apa yang saya dapatkan. Kini saya sangat menikmati pekerjaan saya.
Rumput tetangga memang sering kelihatan lebih hijau dari rumput di pekarangan sendiri. Ada cerita menarik mengenai dua pasien rumah sakit jiwa. Pasien pertama sedang duduk termenung sambil menggumam, “Lulu, Lulu.“ Seorang pengunjung yang keheranan menanyakan masalah yang dihadapi orang ini. Si dokter menjawab, “Orang ini jadi gila setelah cintanya ditolak oleh Lulu.“ Si pengunjung manggut-manggut, tapi begitu lewat sel lain ia terkejut melihat penghuninya terus menerus memukulkan kepalanya di tembok dan berteriak, “Lulu, Lulu“. “Orang ini juga punya masalah dengan Lulu? “ tanyanya keheranan. Dokter kemudian menjawab, “Ya, dialah yang akhirnya menikah dengan Lulu.“
Hidup akan lebih bahagia kalau kita dapat menikmati apa yang kita miliki. Karena itu bersyukur merupakan kualitas hati yang tertinggi. Saya ingin mengakhiri tulisan ini dengan cerita mengenai seorang ibu yang sedang terapung di laut karena kapalnya karam, namun tetap berbahagia. Ketika ditanya kenapa demikian, ia menjawab, “Saya mempunyai dua anak laki-laki. Yang pertama sudah meninggal, yang kedua hidup ditanah seberang. Kalau berhasil selamat, saya sangat bahagia karena dapat berjumpa dengan anak kedua saya. Tetapi kalaupun mati tenggelam, saya juga akan berbahagia karena saya akan berjumpa dengan anak pertama saya di surga.“

Bersyukurlah !
Bersyukurlah bahwa kamu belum siap memiliki segala sesuatu yang kamu inginkan ….
Seandainya sudah, apalagi yang harus diinginkan ?
Bersyukurlah apabila kamu tidak tahu sesuatu …
Karena itu memberimu kesempatan untuk belajar …
Bersyukurlah untuk masa-masa sulit …
Di masa itulah kamu tumbuh …
Bersyukurlah untuk keterbatasanmu …
Karena itu memberimu kesempatan untuk berkembang …
Bersyukurlah untuk setiap tantangan baru …
Karena itu akan membangun kekuatan dan karaktermu …
Bersyukurlah untuk kesalahan yang kamu buat …
Itu akan mengajarkan pelajaran yang berharga …
Bersyukurlah bila kamu lelah dan letih …
Karena itu kamu telah membuat suatu perbedaan …
Mungkin mudah untuk kita bersyukur akan hal-hal yang baik…
Hidup yang berkelimpahan datang pada mereka yang juga bersyukur akan masa surut…
Rasa syukur dapat mengubah hal yang negatif menjadi positif …
Temukan cara bersyukur akan masalah-masalahmu dan semua itu akan menjadi berkah bagimu …
SOME DAY U’LL BE …………. What do u want & dreams..


sumber : http://trusttogod.wordpress.com
readmore »»  

Senin, 14 Mei 2012

Serahkan Segala Kekuatiranmu Kepada Tuhan

Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu. (1 Petrus 5:7)

Mungkin semua kita sepakat ada banyak sekali alasan untuk merasa kuatir di jaman ini. Kita kuatir terhadap pemenuhan kebutuhan hidup. Kita kuatir terhadap keselamatan anak-anak. Kita kuatir tentang keamanan di jalan raya dan bahkan di rumah. Kita kuatir juga tentang ini dan itu dan banyak lagi. Semakin tidak aman, tidak pasti hukum, dan gonjang-ganjing ekonomi membuat makin besar pula alasan kita menjadi kuatir. Akhirnya kita berkesimpulan kekuatiran itu manusiawi, masuk akal, wajar dan lumrah. Wajib?

Alkitab mempunyai pandangan lain tentang kekuatiran. Alih-alih membenarkan alasan untuk kuatir, Yesus justru menantang kita mencari dan menemukan alasan untuk TIDAK kuatir. Dalam kotbahNya di bukit Yesus menjelaskan sejumlah alasan bagi kita untuk tetap percaya dan tidak kuatir tentang apapun juga. Pertama: karena kekuatiran tidak pernah menyelesaikan masalah apalagi menambah umur, sebaliknya memperburuk keadaan. 

Kedua: karena kita dipelihara dan dikasihi Tuhan melampaui burung dan bunga bakung. Burung yang rajin bekerja namun tidak punya akal budi, tidak tahu berorganisasi dan berkomunikasi saja dipelihara Tuhan dan eksis, apalagi kita. 

Ketiga: karena kekuatiran merupakan bentuk sikap under estimate atau anggap enteng terhadap kekuatan Tuhan. Jika kita benar percaya Tuhan Sanggup menolong kita, mengapa masih kuatir? Jujur saja.

Melalui pemahaman di atas, Rasul Petrus mengatakan: serahkanlah segala kekuatiranmu kepada Tuhan sebab Dia yang memelihara kamu. Artinya kekuatiran tidak boleh dipegang dan dipertahankan lama-lama dalam hati dan pikiran kita. Sebaliknya: kekuatiran harus benar-benar diserahkan (baca: diserahkan) kepada Tuhan. Jika sudah diserahkan, ya jangan diambil dan dipegang lagi. Mudah kan? Hanya persoalan mau dan tak mau. Percaya atau tak percaya.

Doa:
Ya Tuhan, kami mengaku seringkali kuatir. Kami meragukan kuasa Tuhan menjamin dan melindungi hidup kami. Ampunilah dosa kami. Berilah kami iman yang teguh. KepadaMulah kami serahkan segala hidup pribadi, rumah tangga dan usaha kami, juga gereja dan bangsa kami. Peliharalah kami dalam kasihMu yang agung dan kudus itu. Demi Kristus. AMIN.

Oleh : Pdt Daniel T.A. Harahap
readmore »»  

Senin, 07 Mei 2012

Marah (Angry)

Beberapa tahun yang lalu, saat saya pulang ke kampung halaman, teman saya disana mengajak saya memancing Kepiting.

Bagaimana cara memancing Kepiting?
Kami menggunakan sebatang bambu, mengikatkan tali ke batang bambu itu, diujung lain tali itu kami mengikat sebuah batu kecil.

Lalu kami mengayun bambu agar batu di ujung tali terayun menuju Kepiting yang kami incar, kami mengganggu Kepiting itu dengan batu, menyentak dan menyentak agar Kepiting marah, dan kalau itu berhasil maka Kepiting itu akan 'menggigit' tali atau batu itu dengan geram, capitnya akan mencengkeram batu atau tali dengan kuat sehingga kami leluasa mengangkat bambu dengan ujung tali berisi seekor Kepiting gemuk yang sedang marah.

Kami tinggal mengayun perlahan bambu agar ujung talinya menuju sebuah wajan besar yang sudah kami isi dengan air mendidih karena di bawah wajan itu ada sebuah kompor dengan api yang sedang menyala.

Kami celupkan Kepiting yang sedang murka itu ke dalam wajan tersebut, seketika Kepiting melepaskan gigitan dan tubuhnya menjadi merah, tak lama kemudian kami bisa menikmati Kepiting Rebus yang sangat lezat.

Kepiting itu menjadi korban santapan kami karena kemarahannya, karena kegeramannya atas gangguan yang kami lakukan melalui sebatang bambu, seutas tali dan sebuah batu kecil.

Kita sering sekali melihat banyak orang jatuh dalam kesulitan, menghadapi masalah, kehilangan peluang, kehilangan jabatan, bahkan kehilangan segalanya karena : MARAH .

Jadi kalau anda menghadapi gangguan, baik itu batu kecil atau batu besar, hadapilah dengan bijak, redam kemarahan sebisa mungkin, lakukan penundaan dua tiga detik dengan menarik napas panjang, kalau perlu pergilah ke kamar kecil, cuci muka atau basuhlah tangan dengan air dingin, agar murka anda mereda dan anda terlepas dari ancaman wajan panas yang bisa menghancurkan masa depan anda.

Ingatlah :
Bahwa hari esok yang akan anda hadapi di tentukan dari sikap anda hari ini.



sumber : tidak diketahui
dikirim oleh : Gundolo Sosro
readmore »»  

Ketika Allah bilang tidak

Ketika manusia berdo'a, "Ya Allah ambillah kesombonganku dariku."
Allah berkata, "Tidak. Bukan Aku yang mengambil, tapi kau yang harus menyerahkannya."

Ketika manusia berdo'a, "Ya Allah sempurnakanlah kekurangan anakku yang cacat."
Allah berkata, "Tidak. Jiwanya telah sempurna, tubuhnya hanyalah sementara."

Ketika manusia berdo'a, "Ya Allah beri aku kesabaran."
Allah berkata, "Tidak. Kesabaran didapat dari ketabahan dalam menghadapi cobaan, tidak diberikan, kau harus meraihnya sendiri."

Ketika manusia berdo'a, "Ya Allah beri aku kebahagiaan."
Allah berkata, "Tidak. Kuberi keberkahan, kebahagiaan tergantung kepadamu sendiri untuk menghargai keberkahan itu."

Ketika manusia berdo'a, "Ya Allah jauhkan aku dari kesusahan."
Allah berkata, "Tidak. Penderitaan menjauhkanmu dari jerat duniawi dan mendekatkanmu pada-Ku."

Ketika manusia berdo'a, "Ya Allah beri aku segala hal yang menjadikan hidup ini nikmat."
Allah berkata, "Tidak. Aku beri kau kehidupan supaya kau menikmati segala hal."

Ketika manusia berdo'a, "Ya Allah bantu aku MENCINTAI orang lain, Sebesar cinta-Mu padaku.
Allah berkata... "Akhirnya kau mengerti .!!"

Kadang kala kita berpikir bahwa Allah tidak adil, kita telah susah payah memanjatkan doa, meminta dan berusaha, pagi-siang-malam, tapi tak ada hasilnya.

Kita mengharapkan diberi pekerjaan, puluhan-bahkan ratusan lamaran telah kita kirimkan tak ada jawaban sama sekali, sementara orang lain dengan mudahnya mendapatkan pekerjaan.

Kita sudah bekerja keras dalam pekerjaan mengharapkan jabatan, tapi justru orang lain yang mendapatkannya-tanpa susah payah.

Kita mengharapkan diberi pasangan hidup yang baik dan sesuai, berakhir dengan penolakkan dan kegagalan, orang lain dengan mudah berganti pasangan.

Kita menginginkan harta yang berkecukupan, namun kebutuhanlah yang terus meningkat.

Coba kita bayangkan diri kita seperti anak kecil yang sedang demam dan pilek lalu kita melihat tukang es. Kita yang sedang panas badannya merasa haus dan merasa dengan minum es dapat mengobati rasa demam (maklum anak kecil). Lalu kita meminta pada orang tua kita (seperti kita berdoa memohon pada Allah) dan merengek agar dibelikan es. Orangtua kita tentu lebih tahu kalau es dapat memperparah penyakit kita. Tentu dengan segala dalih kita tidak dibelikan es. Orangtua kita tentu ingin kita sembuh dulu baru boleh minum es yang lezat itu.

Begitu pula dengan Allah, segala yang kita minta Allah tahu apa yang paling baik bagi kita.
Mungkin tidak sekarang, atau tidak di dunia ini Allah mengabulkannya. Karena Allah tahu yang terbaik yang kita tidak tahu. Kita sembuhkan dulu diri kita sendiri dari "pilek" dan "demam".... dan terus berdoa.

Sebab segala sesuatu telah di rancang sesuai dengan rencana-NYA dan bukan rencana kita.


sumber tidak diketahui
dikirim oleh : Gundolo Sosro
readmore »»  

Mengapa Sulit Mengucap Syukur ?

Aku bermimpi suatu hari aku pergi ke surga dan seorang malaikat menemaniku dan menunjukkan keadaan di surga. Kami berjalan memasuki suatu ruang kerja penuh dengan para malaikat.

Malaikat yang mengantarku berhenti di depanruang kerja pertama dan berkata, "Ini adalah Seksi Penerimaan. Di sini, semua permintaan yang ditujukan pada Allah diterima".

Aku melihat-lihat sekeliling tempat ini dan aku dapati tempat ini begitu sibuk dengan begitu banyak malaikat yang memilah-milah seluruh permohonan yang tertulis pada kertas dari manusia di seluruh dunia.

Kemudian aku dan malaikat-ku berjalan lagi melalui koridor yang panjang lalu sampailah kami pada ruang kerja kedua. Malaikat-ku berkata, "Ini adalah Seksi Pengepakan dan Pengiriman. Di sini kemuliaan dan berkat yangdiminta manusia diproses dan dikirim ke manusia-manusia yang masih hidup yang memintanya".

Aku perhatikan lagi betapa sibuknya ruang kerja itu. Adabanyak malaikat yang bekerja begitu keras karena ada begitu banyaknya permohonan yang dimintakan dan sedang dipaketkan untuk dikirim ke bumi.

Kami melanjutkan perjalanan lagi hingga sampai pada ujung terjauh koridor panjang tersebut dan berhenti pada sebuah pintu ruang kerja yang sangatkecil. Yang sangat mengejutkan aku, hanya ada satu malaikat yang duduk di sana, hampir tidak melakukan apapun.

"Ini adalah Seksi Pernyataan Terima Kasih", kata Malaikat-ku pelan. Dia tampak malu.

"Bagaimana ini? Mengapa hampir tidak ada pekerjaan disini?", tanyaku.

"Menyedihkan", Malaikat-ku menghela napas. "Setelah manusia menerima berkat yang mereka minta, sangat sedikit manusia yang mengirimkan pernyataan terima kasih".

"Bagaimana manusia menyatakan terima kasih atas berkat Tuhan?", tanyaku.

"Sederhana sekali", jawab Malaikat. "Cukup berkata, "Terima kasih, Tuhan".

"Lalu, berkat apa saja yang perlu kita syukuri", tanyaku.

Malaikat-ku menjawab, "Jika engkau mempunyai makanan di lemari es, pakaian yang menutup tubuhmu, atap di atas kepalamu dan tempat untuk tidur, maka engkau lebih kaya dari 75% penduduk dunia ini."

"Jika engkau memiliki uang di bank, di dompetmu, dan uang-uang receh, maka engkau berada diantara 8% kesejahteraan dunia."

"Dan jika engkau mendapatkan pesan ini di komputer mu, engkau adalah bagian dari 1% di dunia yang memiliki kesempatan itu."

Juga.... "Jika engkau bangun pagi ini dengan lebih banyak kesehatan daripada kesakitan ... engkau lebih diberkati daripada begitu banyak orang di dunia ini yang tidak dapat bertahan hidup hingga hari ini."

"Jika engkau tidak pernah mengalami ketakutan dalam perang, kesepian dalam penjara, kesengsaraan penyiksaan, atau kelaparan yang amat sangat, maka engkau lebih beruntung dari 700 juta orang di dunia".

"Jika orangtuamu masih hidup dan masih berada dalam ikatan pernikahan ... maka engkau termasuk orang yang sangat jarang."

"Jika engkau masih bisa mencintai ... maka engkau termasuk orang yang besar, karena cinta adalah berkat Tuhan yang tidak didapat dari manapun."

"Jika engkau dapat menegakkan kepala dan tersenyum, maka engkau bukanlah seperti orang kebanyakan, engkau unik dibandingkan semua mereka yang berada dalam keraguan dan keputusasaan."

"Jika engkau dapat membaca pesan ini, maka engkau menerima berkat ganda, yaitu bahwa seseorang yang mengirimkan ini padamu berpikir bahwa engkau orang yang sangat istimewa baginya, dan bahwa engkau lebih diberkati dari pada lebih dari 2 juta orang di dunia yang bahkan tidak dapat membaca sama sekali".

Nikmatilah hari-harimu, hitunglah berkat yang telah Tuhan anugerahkan kepadamu. Dan jika engkau berkenan, kirimkan pesan ini ke semua teman-temanmu untuk mengingatkan mereka betapa. diberkatinya kita semua.

"Dan ingatlah tatkala Tuhanmu menyatakan bahwa, 'Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Aku akan menambahkan lebih banyak nikmat kepadamu ."

Ditujukan pada : Departemen Pernyataan Terima Kasih.
"Terima kasih, Tuhan! Terima kasih, Tuhan, atas anug'rah-Mu berupa kemampuan untuk menerjemahkan dan membagi pesan ini dan memberikan aku begitu banyak teman-teman yang istimewa untuk saling berbagi."

Sumber : IndoForum

    I Tawarikh 16:34
   "Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya."

    Kolose 4:2 
   "Bertekunlah dalam doa dan dalam pada itu berjaga-jagalah sambil mengucap syukur."

    I Tesalonika 5:18
    "Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu."
readmore »»  

Kisah Mengharukan : Saya Ibu Terburuk di Dunia Ini

20 tahun yang lalu saya melahirkan seorang anak laki-laki, wajahnya lumayan tampan namun terlihat agak bodoh... Sam, suamiku, memberinya nama Eric. Semakin lama semakin nampak jelas bahwa anak ini memang agak terbelakang. Saya berniat memberikannya kepada orang lain saja untuk dijadikan budak atau pelayan. Namun Sam mencegah niat buruk itu. Akhirnya terpaksa saya membesarkannya juga. Ditahun kedua setelah Eric dilahirkan sayapun melahirkan kembali seorang anak perempuan yang cantik mungil. Saya menamainya Angelica.Saya sangat menyayangi Angelica, demikian juga Sam. Seringkali kami mengajaknya pergike taman hiburan dan membelikannya pakaian anak-anak yang indah-indah...

Namun tidak demikian halnya dengan Eric. Ia hanya memiliki beberapa stel pakaian butut. Sam berniat membelikannya, namun saya selalu melarangnya dengan dalih penghematan uang keluarga. Sam selalu menuruti perkataan saya. Saat usia Angelica 2 tahun Sam meninggal dunia. Eric sudah berumur 4 tahun kala itu. Keluarga kami menjadi semakin miskin dengan hutang yang semakin menumpuk. Akhirnya saya mengambil tindakan yang akan membuat saya menyesal seumur hidup. Saya pergi meninggalkan kampung kelahiran saya beserta Angelica, Eric yang sedang tertidur lelap saya tinggalkan begitu saja. Kemudian saya tinggal di sebuah gubuk setelah rumah kami laku terjual untuk membayar hutang.

Setahun..., 2 tahun..., 5 tahun..., 10 tahun... telah berlalu sejak kejadian itu. Saya telah menikah kembali dengan Brad, seorang pria dewasa. Usia Pernikahan kami telah menginjak tahun kelima. Berkat Brad, sifat-sifat buruk saya yang semula pemarah, egois, dan tinggi hati, berubah sedikit demi sedikit menjadi lebih sabar dan penyayang. Angelica telah berumur 12 tahun dan kami menyekolahkan dia di asrama putri sekolah perawatan. Tidak ada lagi yang ingat tentang Eric dan tidak ada lagi yang mengingatnya.

Sampai suatu malam... Malam dimana saya bermimpi tentang seorang anak... Wajahnya agak tampan namun tampak pucat sekali... Ia melihat ke arah saya.Sambil tersenyum ia berkata, "Tante, Tante kenal mama saya? Saya lindu cekali pada mommy!"

Setelah berkata demikian ia mulai beranjak pergi, namun saya menahannya,"Tunggu..., sepertinya saya mengenalmu. Siapa namamu anak manis?" "Nama saya Elic, Tante." "Eric...? Eric... Ya Tuhan! Kau benar-benar Eric???" Saya langsung tersentak dan bangun. Rasa bersalah, sesal dan berbagai perasaan aneh lainnya menerpa diri saya saat itu juga.

Tiba-tiba terlintas kembali kisah ironis yang terjadi dulu seperti sebuah film yang diputar di kepala saya. Baru sekarang saya menyadari betapa jahatnya perbuatan saya dulu.Rasanya seperti mau mati saja saat itu. Ya, saya harus mati..., mati..., mati... Ketika tinggal seinchi jarak pisau yang akan saya goreskan ke pergelangan tangan, tiba-tiba bayangan Eric melintas kembali di pikiran saya.

Ya Eric, mommy akan menjemputmu Eric...Sore itu saya memarkir mobil Civic biru saya disamping sebuah gubuk, dan Brad dengan pandangan heran menatap saya dari samping. "Mary, apa yang sebenarnya terjadi?" "Oh, Brad, kau pasti akan membenciku setelah saya menceritakan hal yang telah saya lakukan dulu," tapi aku akan nenceritakannya juga dengan terisak-isak... Ternyata Tuhan sungguh baik kepada saya. Ia telah memberikan suami yang begitu baik dan penuh pengertian. Setelah tangis saya reda, saya keluar dari mobil diikuti oleh Brad dari belakang.

Mata saya menatap lekat pada gubuk yang terbentang dua meter dari hadapan saya. Saya mulai teringat betapa gubuk itu pernah saya tinggali beberapa bulan lamanya dan Eric... Eric... Saya meninggalkan Eric di sana 10 tahun yang lalu.Dengan perasaan sedih saya berlari menghampiri gubuk tersebut dan membuka pintu yang terbuat dari bambu itu... Gelap sekali... Tidak terlihat sesuatu apapun juga! Perlahan mata saya mulai terbiasa dengan kegelapan dalam ruangan kecil itu. Namun saya tidak menemukan siapapun juga di dalamnya. Hanya ada sepotong kain butut tergeletak di lantai tanah. Saya mengambil seraya mengamatinya dengan seksama... Mata mulai berkaca-kaca, saya mengenali potongan kain tersebut sebagai bekas baju butut yang dulu dikenakan Eric sehari-harinya...

Beberapa saat kemudian, dengan perasaan yang sulit dilukiskan, sayapun keluar dari ruangan itu... Air mata saya mengalir dengan deras. Saat itu saya hanya diam saja.Sesaat kemudian saya dan Brad mulai menaiki mobil untuk meninggalkan tempat tersebut. Namun, saya melihat seseorang di belakang mobil kami.Saya sempat kaget sebab suasana saat itu gelap sekali.

Kemudian terlihatlah wajah orang itu yang demikian kotor. Ternyata ia seorang wanita tua. Kembali saya tersentak kaget manakala ia tiba-tiba menegur saya dengan suaranya yang parau, "Heii...! Siapa kamu?! Mau apa kau kemari?!" Dengan memberanikan diri, sayapun bertanya, "Ibu, apa ibu kenal dengan seorang anak bernama Eric yang dulu tinggal di sini?"

Ia menjawab, "Kalau kamu ibunya, kamu sungguh perempuan terkutuk!! Tahukah kamu, 10 tahun yang lalu sejak kamu meninggalkannya di sini,Eric terus menunggu ibunya dan memanggil, 'Mommy..., mommy!' Karena tidak tega, saya terkadang memberinya makan dan mengajaknya tinggal Bersama saya. Walaupun saya orang miskin dan hanya bekerja sebagai pemulung sampah, namun saya tidak akan meninggalkan anak saya seperti itu! Tiga bulan yang lalu Eric meninggalkan secarik kertas ini. Ia belajar menulis setiap hari selama bertahun-tahun hanya untuk menulis ini untukmu..." Sayapun membaca tulisan di kertas itu... "Mommy, mengapa Mommy tidak pernah kembali lagi...? Mommy marah sama Eric, ya? Mom, biarlah Eric yang pergi saja, tapi Mommy harus berjanji kalau Mommy tidak akan marah lagi sama Eric. Bye, Mom..."

Saya menjerit histeris membaca surat itu. "Bu, tolong katakan...Katakan di mana ia sekarang? Saya berjanji akan meyayanginya sekarang! Saya tidak akan meninggalkannya lagi, Bu! Tolong katakan...!!!" Brad memeluk tubuh saya yang bergetar keras.

"Nyonya, semua sudah terlambat (dengan nada lembut). Sehari sebelum nyonya datang, Eric telah meninggal dunia. Ia meninggal di belakang gubuk ini. Tubuhnya sangat kurus, ia sangat lemah. Hanya demi menunggumu ia rela bertahan di belakang gubuk ini tanpa ia berani masuk ke dalamnya. Ia takut apabila Mommy-nya datang, Mommy-nya akan pergi lagi bila melihatnya ada di dalam sana... Ia hanya berharap dapat melihat Mommy-nya dari belakang gubuk ini... Meskipun hujan deras, dengan kondisinya yang lemah ia terus bersikeras menunggu Nyonya di sana. Nyonya, dosa anda tidak terampuni!"

Saya kemudian pingsan dan tidak ingat apa-apa lagi.

Oleh : Marry Scheleery

Amsal 29:17 Didiklah anakmu, maka ia akan memberikan ketenteraman kepadamu, dan mendatangkan sukacita kepadamu.

Amsal 19:18 Hajarlah anakmu selama ada harapan, tetapi jangan engkau menginginkan kematiannya.

Sumber : Indoforum.org
readmore »»  

Kisah Mengharukan : Ayah! Maafkan Dita ...

Sepasang suami isteri - seperti pasangan lain di kota-kota besar meninggalkan anak-anak diasuh pembantu rumah sewaktu bekerja. Anak tunggal pasangan ini, perempuan cantik berusia tiga setengah tahun.

Sendirian ia di rumah dan kerap kali dibiarkan pembantunya karena sibuk bekerja di dapur. Bermainlah dia bersama ayun-ayunan di atas buaian yang dibeli ayahnya, ataupun memetik bunga dan lain-lain di halaman rumahnya.

Suatu hari dia melihat sebatang paku karat. Dan ia pun mencoret lantai tempat mobil ayahnya diparkirkan, tetapi karena lantainya terbuat dari marmer maka coretan tidak kelihatan. Dicobanya lagi pada mobil baru ayahnya. Ya, karena mobil itu bewarna gelap, maka coretannya tampak jelas. Apalagi anak-anak ini pun membuat coretan sesuai dengan kreativitasnya.

Hari itu ayah dan ibunya bermotor ke tempat kerja karena ingin menghindari macet. Setelah sebelah kanan mobil sudah penuh coretan maka ia beralih ke sebelah kiri mobil. Dibuatnya gambar ibu dan ayahnya, gambarnya sendiri, lukisan ayam, kucing dan lain sebagainya mengikut imaginasinya. Kejadian itu berlangsung tanpa disadari oleh si pembantu rumah.

Saat pulang petang, terkejutlah pasangan suami istri itu melihat mobil yang baru setahun dibeli dengan bayaran angsuran yang masih lama lunasnya. Si bapak yang belum lagi masuk ke rumah ini pun terus menjerit, "Kerjaan siapa ini !!!" ....

Pembantu rumah yang tersentak dengan jeritan itu berlari keluar. Dia juga beristighfar. Mukanya merah padam ketakutan lebih2 melihat wajah bengis tuannya. Sekali lagi diajukan pertanyaan keras kepadanya, dia terus mengatakan ' Saya tidak tahu tuan ..."

"Kamu dirumah sepanjang hari, apa saja yang kau lakukan?" hardik si isteri lagi.

Si anak yang mendengar suara ayahnya, tiba-tiba berlari keluar dari kamarnya. Dengan penuh manja dia berkata "Dita yang membuat gambar itu ayahhh.. cantik kan!" katanya sambil memeluk ayahnya sambil bermanja seperti biasa.

Si ayah yang sudah hilang kesabaran mengambil sebatang ranting kecil dari pohon di depan rumahnya, terus dipukulkannya berkali2 ke telapak tangan anaknya. Si anak yang tak mengerti apa apa menagis kesakitan, pedih sekaligus ketakutan. Puas memukul telapak tangan, si ayah memukul pula belakang tangan anaknya.

Sedangkan Si ibu cuma mendiamkan saja, seolah merestui dan merasa puas dengan hukuman yang dikenakan. Pembantu rumah terbengong, tidak tahu harus berbuat apa... Si ayah cukup lama memukul-mukul tangan kanan dan kemudian ganti tangan kiri anaknya.

Setelah si ayah masuk ke rumah diikuti si ibu, pembantu rumah tersebut menggendong anak kecil itu, membawanya ke kamar. Dia terperanjat melihat telapak tangan dan belakang tangan si anak kecil luka2 dan berdarah. Pembantu rumah memandikan anak kecil itu. Sambil menyiramnya dengan air, dia ikut menangis. Anak kecil itu juga menjerit-jerit menahan pedih saat luka2nya itu terkena air.

Lalu si pembantu rumah menidurkan anak kecil itu. Si ayah sengaja membiarkan anak itu tidur bersama pembantu rumah. Keesokkan harinya, kedua belah tangan si anak bengkak. Pembantu rumah mengadu ke majikannya.

"Oleskan obat saja!" jawab bapak si anak.

Pulang dari kerja, dia tidak memperhatikan anak kecil itu yang menghabiskan waktu di kamar pembantu. Si ayah konon mau memberi pelajaran pada anaknya. Tiga hari berlalu, si ayah tidak pernah menjenguk anaknya sementara si ibu juga begitu, meski setiap hari bertanya kepada pembantu rumah.

"Dita demam, Bu"...jawab pembantunya ringkas.

"Kasih minum panadol aja ," jawab si ibu.

Sebelum si ibu masuk kamar tidur dia menjenguk kamar pembantunya. Saat dilihat anaknya Dita dalam pelukan pembantu rumah, dia menutup lagi pintu kamar pembantunya.

Masuk hari keempat, pembantu rumah memberitahukan tuannya bahwa suhu badan Dita terlalu panas. "Sore nanti kita bawa ke klinik.. Pukul 5.00 sudah siap" kata majikannya itu.

Sampai saatnya si anak yang sudah lemah dibawa ke klinik. Dokter mengarahkan agar ia dibawa ke rumah sakit karena keadaannya susah serius. Setelah beberapa hari di rawat inap dokter memanggil bapak dan ibu anak itu.

"Tidak ada pilihan.." kata dokter tersebut yang mengusulkan agar kedua tangan anak itu dipotong karena sakitnya sudah terlalu parah dan infeksi akut...

"Ini sudah bernanah, demi menyelamatkan nyawanya maka kedua tangannya harus dipotong dari siku ke bawah" kata dokter itu.

Si bapak dan ibu bagaikan terkena halilintar mendengar kata-kata itu. Terasa dunia berhenti berputar, tapi apa yang dapat dikatakan lagi. Si ibu meraung merangkul si anak. Dengan berat hati dan lelehan air mata isterinya, si ayah bergetar tangannya menandatangani surat persetujuan pembedahan.

Keluar dari ruang bedah, selepas obat bius yang disuntikkan habis, si anak menangis kesakitan. Dia juga keheranan melihat kedua tangannya berbalut kasa putih. Ditatapnya muka ayah dan ibunya. Kemudian ke wajah pembantu rumah. Dia mengerutkan dahi melihat mereka semua menangis.

Dalam siksaan menahan sakit, si anak bersuara dalam linangan air mata. "Ayah.. ibu... Dita tidak akan melakukannya lagi.... Dita tak mau lagi ayah pukul. Dita tak mau jahat lagi... Dita sayang ayah..sayang ibu.", katanya berulang kali membuatkan si ibu gagal menahan rasa sedihnya.

"Dita juga sayang Mbok Narti.." katanya memandang wajah pembantu rumah, sekaligus membuat wanita itu meraung histeris.

"Ayah.. kembalikan tangan Dita. Untuk apa diambil.. Dita janji tidak akan mengulanginya lagi! Bagaimana caranya Dita mau makan nanti?...Bagaimana Dita mau bermain nanti?... Dita janji tidak akan mencoret2 mobil lagi, " katanya berulang-ulang.

Serasa hancur hati si ibu mendengar kata-kata anaknya. Meraung2 dia sekuat hati namun takdir yang sudah terjadi tiada manusia dapat menahannya. Nasi sudah jadi bubur. Pada akhirnya si anak cantik itu meneruskan hidupnya tanpa kedua tangan dan ia masih belum mengerti mengapa tangannya tetap harus dipotong meski sudah minta maaf...

Tahun demi tahun kedua orang tua tsb menahan kepedihan dan kehancuran bathin sampai suatu saat Sang ayah tak kuat lagi menahan kepedihannya dan wafat diiringi tangis penyesalannya yang tak bertepi, Namun si Anak dengan segala keterbatasan dan kekurangannya tsb tetap hidup tegar bahkan sangat sayang dan selalu merindukan ayahnya..

Terkadang kita terlalu membanggakan, terlalu sayang akan barang-barang yang kita miliki melebihi kasih sayang kita terhadap anak maupun keluarga kita sendiri. Semoga cerita ini dapat menjadi refleksi pribadi dalam hidup berkeluarga.

Sumber : IndoForum.org
readmore »»