Silahkan tunggu dalam 15 detik.

Download Timer
Tampilkan postingan dengan label TIPS KHUSUS IBADAH HAJI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TIPS KHUSUS IBADAH HAJI. Tampilkan semua postingan

Rabu, 20 Oktober 2010

TIPS JEMAAH HINDARI PENIPUAN



Mendapati sejumlah modus penipuan dan kasus pencurian di tanah suci, panitia penyelenggara ibadah haji Indonesia (PPIH) di Daker (daerah kerja) Madinah menyampaikan tips-tips untuk menghindari kejahatan dan kasus kriminal tersebut. 

Setidaknya ada enam tips yang disampaikan Kadaker Madinah, Subakin Abdul Mutholib, kepada tim media center haji, kemenag.
    
Tips pertama, jemaah calon haji (JCH) jangan membawa uang dalam jumlah banyak saat akan ke Masjid Nabawi. Membawa uang untuk membeli air mineral sekitar 10-20 riyal saja sudah cukup. Fokus ibadah saja, jangan pikirkan belanja apa pun dulu. 

Kedua, karena baru tiba di tempat yang asing, kenali dan hafalkan gedung pemondokan. Upayakan catat nama gedungnya dan nomor sektornya. Catatan ini akan diperlukan bila sewaktu-waktu anda lupa.

Ketiga, Ingat nama-nama jalan menuju dan pulang dari Masjid Nabawi. Ingat lewat pintu nomor berapa anda masuk masjid, dari situ pula sebaiknya anda keluar, agar tidak bingung. Ingat berapa kali berbelok, ke kanan atau ke kiri, karena gedung-gedung di sekitar Nabawi nyaris seragam.

Keempat, kalau tersesat, jangan tampak bingung. Langsung cari petugas haji Indonesia yang banyak bertugas di masjid Nabawi. Petugas haji Indonesia dari Kementerian Agama yang resmi mengenakan seragam kemeja biru muda dipadu celana biru tua. Kemeja dilengkapi nama dan bendera merah putih kecil di lengannya. Bila memakai rompi atau jaket warnanya biru tua. Ada tulisan "Petugas Haji Indonesia" di bagian belakang bendera merah putih di dada. Sementara petugas dari kesehatan mengenakan kemeja warna putih dan celana biru dongker. Rompi berwarna abu-abu tua dan jaket berwarna biru. Lambang bendera merah putih di dada serta tulisan "Petugas Haji Indonesia" di punggungnya.

Kelima, upayakan pergi dan meninggalkan masjid Nabawi tidak sendirian, selalu bersama-sama teman atau rombongan, jangan berpencar, lebih baik saling menunggu bila salah satu teman belum selesai dengan urusannya.

Keenam, jangan mudah percaya terhadap tawaran-tawaran atau bantuan orang yang tidak dikenal, meskipun orang itu pandai berbahasa Indonesia dan memakai batik.(iin/gus/jpnn)


SUMBER KUTIPAN : JPNN.COM

readmore »»  

Selasa, 19 Oktober 2010

TIPS KHUSUS CALON JEMAAH HAJI AGAR TERHINDAR KRIMINALITAS DI SEKITAR NABAWI




Sudah dua jamaah calon haji (calhaj) menjadi korban kriminalitas di sekitar Masjid Nabawi, Madinah. Jutaan rupiah uang mereka melayang karena ditipu atau dirampas para penjahat.


Bagaimana tipsnya agar tidak menjadi korban? Kepala Daerah Kerja Madinah Subakin Abdul Muthalib membagi sejumlah tips agar calhaj aman dari kriminalitas.

Berikut tips yang disampaikan Subakin kepada detikcom, Minggu (17/10/2010):

1. Calhaj jangan membawa uang dalam jumlah banyak saat akan ke Masjid Nabawi. Membawa uang untuk membeli air mineral sekitar 10-20 riyal saja sudah cukup.

"Intinya kita ibadah saja, jangan pikirkan yang lain-lain dulu," kata Subakin.

2. Karena baru tiba di tempat yang asing, kenali dan hafalkan gedung pemondokan. Upayakan catat nama gedungnya dan nomor sektornya. Catatan ini akan diperlukan bila sewaktu-waktu Anda lupa.

3. Hafalkan jalan menuju dan pulang dari Masjid Nabawi. Ingat lewat pintu nomor berapa Anda masuk Masjid dari situ pulalah sebaiknya Anda keluar agar tidak bingung. Belokan juga harus diingat, apakah belok kanan atau belok kiri dan berapa kali belokan sebaiknya diingat karena gedung-gedung di sekitar Nabawi nyaris seragam.

4. Kalau tersesat jalan, jangan tampak bingung. Langsung cari petugas haji Indonesia yang banyak bertugas di Masjid Nabawi. Petugas haji Indonesia dari Kementerian Agama yang resmi mengenakan seragam kemeja biru muda dipadu celana biru tua. Kemeja dilengkapi nama dan bendera merah putih kecil di lengannya. Bila memakai rompi atau jaket warnanya biru tua. Ada tulisan 'Petugas Haji Indonesia' di bagian belakang bendera merah putih di dada.

Sementara petugas dari kesehatan mengenakan kemeja warna putih dan celana biru dongker. Rompi berwarna abu-abu tua dan jaket berwarna biru benhur. Lambang bendera merah putih di dada serta tulisan 'Petugas Haji Indonesia' di punggungnya.

5. Upayakan pergi dan meninggalkan Masjid Nabawi tidak sendirian, selalu bersama-sama teman atau rombongan, jangan berpencar, lebih baik saling menunggu bila salah satu teman belum selesai dengan urusannya.

6. Jangan mudah percaya terhadap tawaran-tawaran ataupun bantuan orang yang tidak dikenal meskipun orang itu pandai berbahasa Indonesia dan memakai batik.
(iy/vit)


SUMBER KUTIPAN : DETIKNEWS.COM
readmore »»