Sahabat #larsen17 - Berikut bermacam-macam tips yang dapat bermanfaat bagi anda :
Pengharum Ruangan Berbahan Alami
Tak perlu membeli pewangi ruangan berharga mahal untuk mengharumkan ruangan Anda. Bahan-bahan alami di sekitar Anda sebetulnya bisa juga dimanfaatkan untuk hal ini. Caranya, iris tipis beberapa helai daun pandan. Ambil beberapa batang kayu manis dan pekak. Campurkan semua bahan tersebut, letakkan dalam wadah cantik dan tempatkan di ruang yang Anda inginkan. Tak hanya jadi aroma terapi, pengharum ini juga ikut mempercantik ruangan.
Menghilangkan Kerak Sisa Makanan
Sisa makanan yang menempel pada peralatan masak karena gosong terkadang sulit dibersihkan. Mencongkelnya dengan pisau justru akan merusak lapisan wajan atau panci tersebut. Untuk mengatasinya, tuangkan dua sendok makan baking soda pada wajan atau panci yang berkerak. Tambahkan air mendidih sehingga kerak terendam. Diamkan selama 15 menit, lalu cuci seperti biasa. Noda kerak akan hilang dengan sendirinya.
Membersihkan Kepala Shower yang Tersumbat
Kepala shower yang buntu tentu menyebalkan karena air yang mengalir dari dalamnya jadi tersumbat. Untuk mengatasinya, rebus kepala shower yang terbuat dari logam dengan satu liter air dan satu cangkir cuka selama 15 menit. Bila kepala shower terbuat dari plastik, rendamlah dalam campuran air panas dan cuka dengan perbandingan yang sama. Anda akan mendapatkan kepala shower yang bersih kembali.
Menghilangkan Noda Jamur pada Serbet
Serbet atau lap handuk di wastafel Anda diserang jamur? Jangan buru-buru dibuang karena jamurnya bisa dihilangkan. Caranya, rendam lap atau serbet tersebut dalam larutan cuka selama beberapa menit. Setelah itu, cuci dengan larutan deterjen dan air panas. Lalu, bilaslah dengan air biasa. Bintik-bintik noda jamur pun akan hilang.
Agar Kaca Rumah Kembali Cemerlang
Kaca yang sudah lama biasanya tampak kusam akibat menempelnya kotoran. Untuk membuatnya kembali cemerlang, manfaatkan air sisa dari teh kental. Percikkan sedikit demi sedikit air teh tersebut pada kaca yang kotor atau kusam. Biarkan sampai agak kering, lalu gosok dengan lap kering. Kaca rumah Anda akan kembali berkilap. (Hasuna)
Sahabat #larsen17 - Bagi anda para Pengantin baru, mengatur keuangan dalam rumah tangga bukanlah hal yang mudah. Kurangnya pengalaman dan kebiasaan lama seringkali menjadi kendala. Simak beberapa tips menghemat pengeluaran dalam rumah tangga, seperti yang dikutip situs WOLIPOP.COM dari eHow berikut ini :
1. Buat Catatan Pengeluaran Pribadi
Jadikan catatan ini seperti diary atau jurnal pribadi. Tulis hal-hal apa saja yang telah Anda beli selama bulan ini. Di akhir bulan, Anda bisa me-review catatan tersebut. Catatan itu juga bisa menjadi bahan introspeksi diri saat Anda membeli sesuatu over-budget.
2. Gunakan Metode Amplop
Jika takut uang yang Anda pegang akan terpakai untuk hal-hal yang kurang penting, coba gunakan amplop untuk menyimpannya. Tuliskan kegunaan uang di amplop misalnya bayar listrik, belanja kebutuhan bulanan, membayar sekolah anak-anak dan sebagainya. Pisahkan tiap-tiap amplopnya, sehingga pengeluaran yang utama tidak terbengkalai. Sisanya bisa Anda gunakan untuk berwisata atau menabung.
3. Pilah-pilih Pengeluaran
Pendapatan Anda dan pasangan tidak sesuai pengeluaran? Inilah saatnya memangkas pengeluaran dengan memilih skala prioritas. Misalnya jika biasanya Anda memiliki jadwal makan malam di restoran mewah pada dua minggu sekali, coba ubah menjadi satu bulan sekali.
4. Menabung
Jika saat single Anda biasa nge-gym di tempat yang mewah, facial dua minggu sekali di salon ternama dan sebagainya, sebaiknya kurangi kegiatan tersebut. Sebagai gantinya, Anda bisa melakukan olahraga dengan cara jogging bersama keluarga atau membeli DVD aerobic dan melakukannya sendiri di rumah.
Tak ada salahnya juga untuk investasi alat-alat olahraga seperti treadmill. Pengeluaran ini akan jauh lebih kecil ketimbang membayar keanggotaan gym eksklusif.
Selain pakaian, wanita umumnya banyak mengeluarkan biaya untuk membeli produk kosmetik. Kebutuhan wanita akan produk kecantikan memang cukup beragam, tidak hanya satu atau dua jenis.
Sehari-harinya, wanita perlu memakai body lotion, krim pagi/ krim malam, masker, scrub, bedak, lipstik, maskara hingga lotion pengencang kulit. Biaya kecantikan memang tidak bisa dibilang murah, tapi ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghemat pengeluaran di keperluan yang satu ini. Simak tips hemat belanja kosmetik, seperti dikutip dari Savings.
1. Manfaatkan Program Diskon/ Promosi Di hari-hari khusus, sejumlah brand kecantikan biasanya menggelar program diskon dengan penawaran cukup menarik. Misalnya saja beli 2 gratis 1, diskon hingga 50% atau harga spesial di bazaar/ pameran.
Program-program ini, biasanya diadakan menjelang hari raya, akhir tahun, perayaan kemerdekaan nasional, hari ulang tahun brand tersebut atau promosi produk baru. Anda bisa memanfaatkan program tersebut untuk mendapatkan harga barang yang lebih murah. Tapi perlu diingat, jangan sampai kalap karena diskon yang membuat Anda justru belanja kosmetik yang tidak perlu.
2. Beli Secara Online Membeli kosmetik secara online biasanya lebih murah hingga 30%ndibandingkan belanja di toko konvensional. Ada beberapa distributor yang memang menyediakan kosmetik dengan cara pre-order sehingga harganya bisa lebih murah. Selain itu, Anda juga lebih mudah membandingkan harga antara distributor yang satu dengan lainnya. Namun perlu diperhatikan biaya pengiriman barang, karena tiap daerah bisa dikenai biaya yang berbeda, tergantung jauh/dekatnya. Tanyakan syarat dan ketentuannya sedetail mungkin.
Tak seperti di toko konvensional, dimana Anda bisa mencoba tester dan keasliannya, belanja kosmetik secara online memang sedikit tricky. Jadi pastikan toko online yang terpercaya dan reputasinya baik. Karena tidak bisa mencoba tester, sebaiknya hanya beli kosmetik yang memang telah lama Anda gunakan, bukan untuk coba-coba.
3. Minta Sample atau Tester Produk Anda tentunya tidak mau ketika membeli krim atau lotion, dan setelah digunakan ternyata produk tersebut tidak cocok untuk kulit Anda. Sebelum membeli, jangan segan meminta sample atau tester untuk Anda coba selama beberapa hari. Dengan begitu, Anda tidak perlu membuang uang karena salah pilih kosmetik.
Tidak perlu sungkan meminta sample produk, karena sebenarnya sudah merupakan kewajiban produsen untuk memastikan konsumennya tidak dirugikan. Brand seperti Kiehl's, The Body Shop atau The Skin Food merupakan beberapa produsen yang menerapkan konsep 'try before you buy'.
4. Beli dalam Kemasan Besar Produk kecantikan seperti lotion, sabun mandi, sabun muka, masker atau scrub akan lebih hemat jika dibeli dalam kemasan besar. Mungkin harganya memang lebih mahal dibandingkan kemasan yang lebih kecil. Tapi jika Anda menghitungnya, satu botol lotion ukuran 350 ml, harganya bisa jauh lebih murah daripada Anda membeli tiga botol ukuran 100 ml.
Shopping online dan butik online, khususnya untuk produk pakaian dan aksesori kini semakin menjamur, berkat perkembangan jejaring sosial seperti Facebook, Twitter dan blog. Berbelanja di butik online memang lebih mudah dan praktis, khususnya bagi Anda yang kesehariannya selalu sibuk sehingga tidak sempat pergi ke toko atau pusat perbelanjaan.
Namun, membeli barang lewat dunia maya tentunya lebih berisiko dibandingkan belanja di toko analog, karena kita tidak bisa melihat dan mencoba barangnya secara langsung. Risiko yang terjadi bisa berupa penipuan, pencurian data atau barang yang tidak sesuai dengan harapan.
Jika Anda tertarik berbelanja lewat butik online, sebaiknya perhatikan dulu empat tips berikut ini, yang dikutip dari She Knows.
1. Minta Rekomendasi Teman dan Lihat Testimoni Sangat penting bagi Anda untuk mengetahui reputasi butik online, yang bisa dilihat dari rekomendasi atau testimoni dari para pembelinya. Anda dapat tahu komentar pembeli lain yang puas dengan service dan produk yang dijual. Jika ingin lebih yakin, minta rekomendasi teman yang biasa membeli barang secara online dan tanyakan shopping online mana saja yang terpercaya.
2. Pilih Shopping Online yang Sudah Populer Butik online yang pernah direview di website atau majalah, tentu akan lebih meyakinkan. Selain itu, butik online yang ditangani oleh pemiliknya sendiri juga dapat lebih dipercaya. Perhatikan juga layout website tersebut. Pebisnis butik online yang serius, akan menangani website-nya dengan serius pula. Jika butik online dilengkapi dengan foto-foto berkualitas bagus atau melakukan pemotretan di studio layaknya brand fashion ternama, maka Anda bisa yakin untuk memilih situs tersebut.
3. Hati-hati Dalam Bertransaksi Hindari menggunakan kartu kredit untuk berbelanja online, meskipun itu merupakan cara yang paling praktis. Kebanyakan butik online biasanya hanya menerima pembayaran lewat transfer antar bank dan order lewat SMS atau inbox message di jejaring sosial seperti Facebook. Cukup berikan informasi standar pada penjual seperti nama, alamat, nomor telepon dan nomor rekening untuk mengembalikan uang sekiranya terjadi refund. Ketika melakukan order, pastikan kembali nomor telepon dan alamat butik online tersebut dengan jelas.
4. Belanja dalam Kuantitas Kecil Jika Anda belum yakin dengan kredibilitas penjual, cobalah membeli dalam kuantitas kecil atau belanja barang yang murah terlebih dulu. Apabila barang yang datang tidak sesuai dengan harapan, Anda tidak terlalu kecewa karena belum mengeluarkan banyak uang.
1. "Setia" pada Daftar Penting membuat daftar belanjaan sebelum belanja. Tapi yang lebih penting lagi, belilah barang hanya yang ada pada daftar belanja saja!
2. Jangan Beli dalam Jumlah Banyak Kecuali, Anda punya sebuah tempat "tersembunyi" untuk menyimpan barang-barang itu. Soalnya, membeli dalam jumlah banyak akan mengakibatkan anggota keluarga jadi boros menggunakannya.
3. Hindari kartu Kredit Cukup miliki satu kartu kredit saja untuk kebutuhan yang mendesak.
4. Kurangi Menonton Televisi Iklan di teve selalu saja membuat Anda tergiur. Jadi, kurangi jam menonton teve. Jangan pula membeli barang melalui pelayanan telepon atau katalog karena hanya akan membuat Anda semakin ingin membeli.
5. Hindari Belanja dengan Teman Kaya Hindari berbelanja bersama teman yang uangnya "tak berseri" dan teman yang gaya belanjanya seperti orang kaya. Anda harus berusaha menghentikan kebiasaan membeli sesuatu yang sebenarnya tak terlalu diperlukan dan sekadar ikut-ikutan teman. Bila mengajak anak berbelanja, tetaplah sesuai anggaran.
6. Selalu Berpikir Praktis Saat belanja, selalu tanyakan pada diri sendiri, "Apakah aku perlu barang ini?" atau "Apakah hal ini penting sekali?" Jika ya, berarti Anda telah berlaku praktis dan jujur pada diri sendiri.
7. Susun Anggaran Keuangan & Patuhi Catat semua pengeluaran sehingga Anda tahu ke mana perginya uang Anda. Tantangan yang harus dihadapi adalah menyiasati biaya "hiburan" keluarga (makan di luar, menonton bioskop, berlibur) yang cukup besar.
Kesalahan lain saat membuat anggaran adalah lupa memasukkan "pengeluaran mendesak", seperti biaya berobat ke dokter atau perbaikan mobil, biaya tahunan seperti belanja buku/alat sekolah, baju seragam sekolah, serta anggaran untuk perayaan agama semisal Lebaran atau Natal. Karena itu, cara yang terbaik adalah merencanakan anggaran sejak jauh hari.
Pernahkah Anda mendapati pasangan yang sama sekali tidak pernah bertengkar? Rasanya hampir mustahil, karena setiap hubungan asmara, pasti akan selalu diwarnai masalah dan pertengkaran dan hal itu sangat wajar.
Pertengkaran memang tak terelakkan dalam kehidupan asmara. Tapi yang terpenting adalah, bagaimana kita menyikapi masalah, perdebatan atau pertengkaran yang terjadi. Jangan sampai kita salah bersikap yang bisa membuat hubungan renggang dan akhirnya putus. Dikutip dari She Knows, ini dia tips agar pertengkaran tak terus berlarut-larut.
1. Jangan Memperlebar Masalah Kesalahan yang sering terjadi saat pasangan bertengkar adalah, seringkali mereka mengungkit hal-hal yang melenceng jauh dari masalah utamanya. Tindakan itu bukannya membuat pertengkaran mereda, tapi justru memperparah. Usahakan untuk fokus pada isu yang saat ini sedang dihadapi, bukan masalah di masa lalu atau hal-hal kecil yang bisa memperuncing pertengkaran.
Setiap kali Anda merasa akan mengeluarkan komentar yang keluar dari konteks permasalahan, berhentilah bicara dan tarik napas dalam-dalam. Dengan begitu, Anda bisa tetap fokus dan masalah pun jadi cepat terselesaikan.
2. Berhenti Sejenak Ada kalanya kita tidak dapat mengendalikan emosi, sekeras apapun usaha yang dilakukan untuk menahannya. Tapi sebenarnya ada cara agar emosi Anda tidak meledak-ledak dan menjaga Anda tetap berpikir rasional. Ketika Anda merasa emosi sudah mulai memuncak, minta waktu pada pasangan untuk berhenti sejenak.
Tidak ada aturan semua masalah dalam percintaan harus diselesaikan di tempat dan saat itu juga. Katakan Anda butuh waktu untuk diam dan menenangkan pikiran, sehingga keputusan apapun yang akan diambil nanti sudah melalui pemikiran yang matang, bukan karena keputusan spontan karena dilingkupi emosi. Tidak perlu sampai berhari-hari, cukup lima menit atau beberapa jam untuk mengembalikan Anda berdua pada akal sehat dan perspektif yang lebih segar.
3. Perhatikan Nada Suara Saat sama-sama dalam suasana yang memanas, orang jadi lebih mudah bersikap sarkastik dan meninggikan nada suara. Baik secara sengaja atau spontan, hal itu dilakukan semata-mata untuk menunjukkan dominasi, agar suaranya lebih didengar dan untuk mempertahankan argumennya.
Namun pada kenyataannya, jika masing-masing pasangan tidak mau menurunkan egonya, yang terjadi justru pertengkaran bertambah dahsyat. Ketika nada Anda mulai meninggi, cobalah berusaha melambatkan pengucapan dan pelankan suara. Hindari juga melontarkan kata-kata kasar. Semakin Anda berkonsentrasi terhadap cara bicara, akan lebih mudah menjaga suara tetap normal dan meredakan pertengkaran yang memanas.
4. Hindari Bahasa Tubuh yang Negatif Menyilangkan tangan, berdiri memunggungi lawan bicara, bertolak pinggang dan menunjuk-nunjuk wajah pasangan hanya akan membuat Anda terlihat semakin marah dan tidak dapat 'dijangkau'. Bahasa tubuh negatif tersebut juga bisa meningkatkan emosi sehingga amarah pasangan bisa semakin memuncak.
Daripada menunjukkan pose tubuh agresif, berdirilah dengan sikap yang netral, tangan di samping, bertatap muka dengan pasangan cobalah setenang mungkin. Pertengkaran memang bisa memusingkan dan membuat stres sehingga Anda pun sulit untuk rileks. Tadi setidaknya cobalah untuk terlihat tenang agar Anda dan pasangan bisa berkompromi.
5. Ubah Mood Anda dan Pasangan Menyelipkan candaan saat bertengkar? Mungkin kedengarannya aneh. Pasangan mungkin juga akan mengernyitkan dahi atau menaikkan alis begitu mendengar kelakar Anda saat berdebat. Tapi cara tersebut bisa saja menurunkan ketegangan dalam pertengkaran.
Bukan menyarankan Anda melawak atau melucu, tapi mungkin menggunakan istilah atau frase yang tidak biasa. Misalnya, "Sampai Lebaran Monyet, masalah ini tidak akan selesai kalau kita saling ngotot", atau "Sikap kamu kadang membuat Aku bingung tujuh keliling". Dengan begitu, ketegangan jadi sedikit mencair dan lebih mudah bagi Anda berdua untuk menyelesaikan argumen tanpa harus memarahi satu sama lain.
Banyak bahan makanan di dapur Anda, yang tidak hanya bisa diolah menjadi makanan. Garam, misalnya, bisa digunakan untuk mengusir serangga, siput atau cacing yang mungkin masuk ke dalam rumah.
Cuka, juga merupakan bahan dapur yang bisa berfungsi membersihkan perabotan rumah seperti kulkas, atau menghilangkan noda-noda pada furnitur berbahan kain. Nah, satu lagi bahan dapur yang bisa digunakan untuk membersihkan rumah, yaitu lemon.
Asam dalam jus lemon mampu menyingkirkan kotoran dan noda karat. Berikut ini perabot rumah yang bisa dibersihkan dengan jus lemon, seperti yang dikutip dari Real Simple.
1. Meja Dapur Potong lemon menjadi dua dan celupkan setengah bagian lemon tersebut pada baking soda untuk membersihkan meja dapur dengan spons basah dan kering. Namun, jangan gunakan campuran ini untuk membersihkan meja dapur dari bahan batu halus seperti marmer, atau stainless steel karena bisa merusak permukaannya.
2. Talenan Untuk menyingkirkan noda makanan yang membandel, potong lemon menjadi dua dan peras pada permukaan yang kotor. Gosokkan potongan lemon dan diamkan selama 20 menit sebelum dibersihkan. Talenan pun bersih dan bebas dari bakteri. Umumnya, lemon akan bekerja lebih baik pada talenan berbahan kayu dan plastik.
3. Peralatan Makan Untuk menyingkirkan lemak dari peralatan makan seperti piring dan sendok, tambahkan satu sendok teh jus lemon pada deterjen atau cairan pencuci. Kemudian dengan spons seperti biasa. Perangkat makan jadi lebih bersih, bebas residu minyak dan terasa kesat.
4. Tangan Saat memegang ikan mentah, bau amis biasanya akan menempel pada tangan. Gosokkan tangan dengan jus lemon untuk menetralisir bau amis tersebut.
5. Pakaian kotor Selain deterjen pemutih atau bleaching, ada cara yang lebih aman untuk mencerahkan pakaian putih yang mulai menguning atau kusam. Tambahkan setengah cangkir jus lemon segar pada cairan deterjen, lalu gunakan untuk mencuci seperti biasa. Jika Anda memakai mesin cuci, tuangkan jus lemon saat memulai proses pencucian. Perlu diingat, pisahkan pakaian putih dan berwarna agar hasilnya lebih baik.
Banyak cara yang dapat dilakukan untuk memelihara cinta hingga akhir hayat. Namun tak dapat dipungkiri, rasa hambar atau bosan pasti akan menghiasi masa-masa pernikahan.
Jika pernikahan menjadi rutinitas sehari-hari yang membosankan tanpa komunikasi yang lancar, kehidupan pernikahan bisa menjadi hambar. Inilah yang menjadi pemicu munculnya kecurangan dan perselingkuhan. Ingin pernikahan tetap awet? Berikut empat cara ampuh dari Oprah.com yang wajib Anda coba.
1. Buat daftar positif dan negatif Buatlah daftar sifat-sifat positif dan negatif dari kedua orang tua Anda. Lalu, buat daftar yang serupa yang menggambarkan Anda dan pasangan Anda. Lihatlah koneksi yang terjalin. Pelajari dan analisa hasil tersebut, Anda pun akan belajar banyak dari kedua orang tua Anda bagaimana menghubungkan dua pribadi yang berbeda.
2. Buat daftar yang disukai dan tidak disukai Tuliskan apa saja yang Anda sukai dan tidak Anda sukai dari pasangan Anda serta dari diri Anda sendiri. Lalu, bandingkan keduanya dan berbagilah dengan pasangan Anda.
3. Atasi kebosanan dan frustasi Pikirkan bagaimana Anda menangani frustasi. Apakah Anda cenderung membesar-besarkan masalah atau menyembunyikannya? Jika Anda cenderung membesar-besarkan masalah, Anda adalah seorang 'maximizer', sedangkan jika Anda cenderung menyembunyikannya, Anda adalah 'minimizer'.
Hampir di setiap hubungan selalu ada maximizer dan minimizer. Inilah sumber konflik. Cara untuk mengubah ini semua hanyalah dengan mencoba berubah menjadi apa yang dilakukan pasangan Anda, begitu pula pasangan Anda menjadi apa yang biasa Anda lakukan.
Jika Anda berhasil melakukannya, Anda akan lebih mengerti posisi pasangan Anda.
4. DiskusiTanyakan pasangan Anda terkait kekecewaan terdalamnya terhadap Anda. Lalu, tanyakan apa yang dia sangat butuhkan dari Anda. Dengarkan setiap kata yang terucap tanpa bereaksi. Analisa sudut pandangnya, dan ungkapkan empati. Mendiskusikan keluh kesah masing-masing bisa menjadi cara untuk memahami satu sama lain.
Sudah menjadi tradisi bila pembantu atau babysitter pulang kampung atau mudik saat lebaran datang. hal ini berarti semua pekerjaan rumah tangga harus dikerjakan sendiri selama beberapa hari, agar tidak kelelahan dan stres, berikut ada beberapa tips yang cukup berguna :
Bagi Tugas
Apabila anak anda sudah agak besar, libatkan mereka dalam pekerjaan rumah tangga, hal ini sekaligus berguna untuk melatih mereka mengenal dan melakukan pekerjaan rumah tangga, sehingga kedepan mereka bisa menjadi anak mandiri dan bertanggung jawab.
Susunlah pekerjaan rumah tangga yang kira-kira bisa dilakukan suami, istri dan anak-anak. misalnya, dipagi hari suami mencuci dan menjemur pakaian. sedang istri memasak dan mengurus anak.
Pekerjaan rumah tangga lain, seperti membersihkan rumah, menyapu, mengepel dan menyetrika bisa dilakukan pada malam hari, sepulang kerja misalnya. Diperlukan kesadaran dan kepekaan suami untuk membantu pekerjaan rumah tangga yang dilakukan istri, sedang bagi istri sendiri harus bisa mengkomunikasikan dengan baik bila membutuhkan bantuan suami.
Bila suami dan istri sama-sama bekerja, harus disadari bahwa keduanya telah capai setelah bekerja, karena itu jika tidak dapat melakukan pekerjaan rumah tangga dengan sempurna jangan saling memarahi.
Libatkan Keluarga Besar
Jika anak-anak masih kecil atau ada bayi, dan anda merasa kerepotan, komunikasikan kesulitan anda pada keluarga besar anda.
Jelaskan dengan baik bahwa anda membutuhkan bantuan mereka selama tidak ada pembantu. sehingga mereka tidak merasa keberatan. Misalnya mengajak kakek-nenek atau keponakan yang sudah remaja ke rumah untuk menjaga si kecil, atau titipkan saja si kecil di rumah mereka selama anda bekerja.
Jangan lupa bawa perlengkapan si kecil selama menginap. Dengan begitu saudara yang anda titipi tidak merasa direpotkan. Melibatkan keluarga besar juga bermanfaat untuk mempererat kekeluargaan dan mendekatkan anak-anak dengan saudara-saudaranya.
Jangan Panik dan Cemas
Kunci utama adalah kendalikan diri anda, jangan merasa panik dan cemas hanya karena tidak ada pembantu. karena kepanikan dan kecemasan justru akan membuat pekerjaan terbengkalai dan akhirnya stres. anggaplah kepulangan pembantu sebagai momen untuk lebih mendekatkan diri dengan anggota keluarga yang selama ini sering ditinggalkan.
Jangan Terlalu Sering Berganti Pakaian
Bila sering berganti pakaian, bisa-bisa suami atau siapa pun yang bertugas mencuci pakaian akan marah-marah, karena cuciannya jadi banyak.
Selain itu, usahakan tidak memakai pakaian yang berlapis-lapis dan pilihlah pakaian yang berbahan sederhana yang tidak sulit mencucinya atau menyeterikanya.
Cari Pembantu Pengganti
Jika memang tidak mampu mengerjakan semua sendirian, sewalah pembantu harian yang bekerja mulai pagi hingga sore tanpa perlu menginap. satu hal yang perlu anda perhatikan adalah hati-hati ketika memilihnya. Pertimbangkan latar belakangnya agar anda merasa aman ia masuk ke dalam rumah tangga anda, jika pembantu tersebut juga bertugas menjaga si kecil, pilihlah pembantu yang bisa memahami keadaan si kecil. Cuti Bergantian Dengan Suami
Bagi suami-istri yang sama-sama bekerja, jika memungkinkan mintalah waktu cuti bergantian supaya anak tetap ada yang menjaga, dan pekerjaan tidak terbengkalai.
Kapan dan berapa lama waktu cuti yang tepat untuk suami dan istri sangat bergantung pada peran masing-masing di tempat kerja. Misalnya, jika istri punya jabatan lebih tinggi dari suami, ia tentu hanya bisa mengajukan cuti lebi singkat ketimbang suami.
Atur Kepulangan Pembantu
Jika mempunyai pembantu lebih dari satu, aturlah kepulangan mereka. Pertimbangkan pemberian bonus bagi pembantu yang tidak pulang kampung saat Lebaran. Ini adalah bentuk penghargaan bagi pembantu yang mengorbankan waktunya untuk berkumpul bersama keluarga di desa, dan tetap memilih bekerja di rumah anda.
Timbun Bahan Makanan
Belilah bahan makanan, dan simpan di lemari es sebagai persediaan. Dengan begitu anda tidak akan kerepotan karena harus berbelanja setiap hari. agar makanan tahan lama, perhatikan hal-hal berikut.
Pilihlah bahan makanan yang betul-betul baik (Segar dan tidak busuk). Misalnya kentang, pilihlah yang tidak berlubang dan tidak mengandung ulat. sedang untuk ikan pilihlah yang masih kenyal.
Simpan sayuran atau daging dalam wadah kedap udara. karena masuknya udara membuka peluang tumbuhnya mikroba yang merusak makanan.
Khusus untuk daging, ayam atau ikan, akan lebih praktis bila disimpan setelah dibumbui.
Simpanlah sayuran di dalam lemari pendingin, di tempat khusus untuk menyimpan sayuran.
Bahan makanan kering, seperti kerupuk, emping, abon, kacang atau makaroni, sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup rapat dan disimpan di lemari yang tidak lembab.
Setelah cuti selama 2-3 bulan, beberapa ibu harus kembali bekerja setelah melahirkan. Dengan cuti yang rasanya cukup singkat itu, ibu pun harus mempersiapkan segala sesuatunya sejak jauh-jauh hari.
Persiapan ini perlu dilakukan agar ibu nyaman dan tenang saat kembali bekerja serta si kecil juga siap ditinggal. Apa saja yang harus dipersiapkan?
Berikut ini tujuh tipsnya untuk Anda seperti dikutip dari The Bump:
1. Tentukan Waktunya Ibu sebaiknya sudah tahu kapan tanggal pastinya mereka akan kembali bekerja. Hal itu agar ibu mempersiapkan segala sesuatunya lebih terencana.
"Hal yang paling buruk yang ibu rasakan adalah ibu merasa tidak berdaya," ujar pendiri Gold Parent Coaching, Tammy Gold.
Rasa tidak berdaya ini bisa terjadi jika ibu memang belum menyiapkan diri, sementara tenggang waktu cuti sudah hampir habis. Agar waktu kerja di minggu pertama tidak terlalu lama, ibu bisa memilih kembali bekerja di tengah minggu seperti hari Rabu atau Kamis.
2. Tentukan Siapa yang Akan Mengasuh Anak Keputusan ini sebaiknya sudah ditentukan sejak ibu belum melahirkan. Setelah si kecil lahir, langsung lakukan langkah yang memang sesuai keputusan Anda. Misalnya saja, jika Anda memilih mempekerjakan baby sitter, segera cari orangnya. Ibu sebaiknya jangan mempekerjakan baby sitter saat tenggang waktu cuti hampir habis.
Kalau hal di atas dilakukan, ibu jadi tidak bisa melihat bagaimana penyesuaian bayi pada baby sitternya. Apakah si baby sitter orang yang tepat? Bagaimana cara kerjanya? Pertanyaan-pertanyaan itu bisa dijawab jika ibu punya waktu banyak untuk memperhatikan si baby sitter bekerja sebelum waktu cuti ibu habis.
3. Berlatih Ibu sebaiknya mulai melatih diri bagaimana mengatur waktu di pagi hari. Buat perencanaan kapan harus memandikan bayi, menyusuinya, memompa ASI, ibu mandi, sarapan, dan lain-lain.
Dengan berlatih, ibu jadi tidak kaget saat hari-H kembali bekerja terjadi. Ingat, hari pertama biasanya akan sulit dan ada saja hal yang menjadi masalah.
Latihan ini juga berlaku untuk pengasuh bayi dan bayi. Biarkan mereka saling menyesuaikan diri sehingga nantinya bayi tidak rewel saat ditinggal ibu bekerja. Waktu penyesuaian diri yang dilakukan mereka bisa ibu manfaatkan untuk melakukan persiapan kembali bekerja, seperti potong rambut atau membeli baju kerja baru.
4. Siapkan Diri untuk Tetap Memberi ASI Ibu menyusui harus benar-benar menyiapkan diri jika memang harus kembali bekerja setelah melahirkan. Lakukan persiapan, seperti memerah ASI, sejak jauh-jauh hari. Wolipop pernah menulis bagaimana caranya jika ibu ingin sukses memberi ASI meski sudah kembali bekerja. Artikelnya bisa dibaca di sini.
5. Tetaplah Berkomunikasi Saat sudah berada di kantor, apalagi di hari-hari pertama bekerja, ibu bisa sangat merindukan bayinya. Untuk mengatasinya, tidak ada salahnya ibu menelepon baby sitter beberapa kali dalam sehari. Selain itu, ibu dan baby sitter juga bisa membuat jadwal kegiatan bayi sehari-hari. Dengan jadwal ini, ibu jadi tahu kapan si kecil makan, minum susu, bermain, tidur dan lain-lain.
Dengan semakin canggihnya teknologi, ibu juga bisa meminta baby sitter mengirim video atau foto si kecil kapan saja ibu mau. Cara ini membuat ibu merasa tetap dekat dengan bayinya.
6. Berbagi "Ibu bisa merasa terisolasi. Oleh karena itu, ibu harus merasa terhubung dengan perasaannya itu agar tetap merasa nyaman," ujar Gold.
Bagaimana caranya? Ibu bisa berbagi dengan sesama rekan kerja yang juga memiliki anak. Bergabung dengan milis-milis atau membaca situs tentang parenting juga bisa membantu ibu tetap merasa terhubung dengan perasaannya sebagai seorang ibu.
7. Rileks Minggu pertama kembali bekerja bisa sangat melelahkan untuk ibu. Oleh karena itu cobalah luangkan waktu untuk rileks. Misalnya dengan membaca buku atau menonton film favorit melalui DVD Player. Di hari libur, usahakan ibu juga ikut tidur saat bayi tidur.
Ada banyak cara untuk menjaga pernikahan Anda selalu romantis. Salah satunya dengan mengirim pesan teks. Seperti yang dikutip dari associatedcontent, berikut beberapa cara dan manfaat mengirimkan pesan teks terhadap kehangatan rumah tangga Anda dan pasangan.
Biarkan pasangan tahu bahwa Anda sedang memikirkan dirinya Mengirim pesan teks berupa SMS, blackberry messenger atau email merupakan cara terbaik untuk melakukan hal romantis sepeti ini. Memberitahu pasangan bahwa Anda sedang memikirkannya dapat memperkuat hubungan.
Buat jadwal kencan melalui pesan teks Merancang waktu yang tepat untuk berkencan melalui pesan teks merupakan cara halus untuk membuat pasangan lebih bersemangat untuk menemui Anda sesusai pulang kerja. Siapa yang tak senang, menerima pesan teks yang berisi ajakan untuk melepas penat?
Membantu Anda untuk tetap berhubungan Kesibukan seringkali menjadi 'kerikil' dalam rumah tangga. Fisik serta pikiran yang lelah setelah bekerja membuat Anda atau pasangan melupakan waktu untuk menceritakan kegiatan sehari-hari. Jika Anda termasuk pasangan yang sibuk, pesan teks bisa bantu atasi masalah ini. Hanya dengan SMS, Anda bisa mengetahui apa yang sedang dikerjakan pasangan, tanpa harus terlihat cerewet.
Meningkatkan keintiman Cobalah untuk menggoda pasangan dengan mengirimkan pesan teks 'nakal', maka ia pun tak akan bisa berhenti memikirkan Anda sepanjang hari. Selain itu, sesekali kirimkan juga pesan teks berisi pujian seperti 'betapa beruntungnya Anda memiliki suami seperti dirinya'.
Pesan santai Keuntungan dari mengirimkan pesan teks adalah sifatnya yang santai. Menggunakan pesan singkat untuk menanyakan kabar atau saling menggoda dapat membuat hubungan rumah tangga terasa seperti di awal pernikahan. Tapi ingat, terlalu sering mengirimkan pesan teks sangatlah mengganggu. Oleh karena itu, kirimlah pesan singkat sesekali saja.
ANDA pernah merasa marah baget ketika ada orang yang marahin agan tanpa sebab? Ato pacar agan marah tanpa sebab terus minta putus? Pastinya agan akan emosi banget. Di saat-saat penuh amarah seperti itu, perlu beberapa upaya untuk mengatasi amarah tersebut agar tidak menimbulkan pertengkaran ato bahkan permusuhan. Ada beberapa tips yang mungkin bisa agan terapkan untuk menanggulangi marah/emosi tersebut: 1. PERGI Kalo emosi udah melesut sampe ke ubun-ubun, yang paling gampang adalah menjauhkan diri sejenak dari situasi yang bikin emosi tersebut. Biasanya “ATMOSFER” yang berbeda bisa sedikit membawa ketenangan.
2. ALIHKAN PERHATIAN Kalimat ini pasti udah sering kita denger dari jaman TK. Dulu, kalo kita lagi ngambek, guru biasanya langsung memindahkan perhatian dari satu aktivitas yang nggak kita disenangi ke aktivitas lainnya. Ups, ternyata trik ini masih jitu sampe sekarang, lho! Saat emosi naik, lalu kita melakukan sesuatu yang kita senangi (main game misalnya), tanpa terasa emosi akan menurun dengan sendirinya.
3. JANGAN TERIAK Teriak menunjukkan kita nggak bisa mengontrol diri. Dan, teriak akan memancing kita untuk bertindak lebih ekstrem lagi. Memaki-maki misalnya. Makanya, ditahan aja. OK
4. HINDARI SENTUHAN FISIK Kalo kita dalam kondisi emosi stabil, sentuhan fisik mungkin bisa mendatangkan perasaan seneng. Tapi kalo dalam kondisi kesel, sentuhan fisik bisa berubah jadi marah (bogem, melempar, dan kekerasan fisik lainnya). So, kalo rasanya tangan/kaki udah “GATEL” mending diajak jalan-jalan aja. Mondar-mandir di halaman rumah, ato pergi ke mal, atooo....
5. TANYA DIRI SENDIRI Ketika seseorang ato sesuatu bikin agan marah, coba tanya pada diri sendiri, "Apa perlu aku jadi suntuk sendiri dan buang-buang energi lebih banyak lagi buat ini?" Kalo jawaban, “TIDAK!”, berarti agan pinter. Tapi kalo jawaban, "Ya", kayaknya agan musti ngulang dari step pertama lagi deh...