Silahkan tunggu dalam 15 detik.

Download Timer
Tampilkan postingan dengan label Tempat Wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tempat Wisata. Tampilkan semua postingan

Selasa, 08 Mei 2012

Inilah 4 Warisan Dunia Yang Ada di Indonesia

Indonesia memiliki 4 Taman nasional yang masuk dalam warisan dunia yang diakui oleh UNESCO, badan dari PBB dunia.
Luasan hutan tropis Indonesia adalah hutan ketiga terluas dunia setelah Brasil dan Republik Demokrasi Kongo. Hutan tropis ini adalah rumah dan persembunyian terakhir bagi kekayaan hayati dunia yang unik. Hutan tropis Indonesia Luasnya 98 juta hektare (estimasi luas hutan tahun 2000). Data yang tercantum dalam dalam buku Potret Keadaan Hutan Indonesia, FWI/GFW 2001, Bogor, Indonesia, keragaman hayati yang ada di hutan-hutan Indonesia meliputi 11% spesies tumbuhan dunia, 10% spesies mamalia, dan 16% spesies burung. Sekitar 17.000 pulau Indonesia memiliki tujuh kawasan biogeografi utama dan keanekaragaman tipe-tipe habitat yang luar biasa.

1. Taman Nasional Komodo

Taman Nasional Komodo terdiri dari tiga buah pulau besar yaitu pulau Komodo, pulau Rinca dan pulau Padar serta 26 buah pulau besar/kecil lainnya. Sebanyak 11 buah gunung/bukit yang ada di Taman Nasional Komodo dengan puncak tertinggi yaitu Gunung Satalibo (± 735 meter dpl). Wilayah darat taman nasional ini 603 km² dan wilayah total adalah 1817 km².
Keadaan alam yang kering dan gersang menjadikan suatu keunikan tersendiri. Adanya padang savana yang luas, sumber air yang terbatas dan suhu yang cukup panas; ternyata merupakan habitat yang disenangi oleh sejenis binatang purba Komodo (Varanus komodoensis).
Sebagian besar taman nasional ini merupakan savana dengan pohon lontar (Borassus flabellifer) yang paling dominan dan khas. Beberapa tumbuhan yang ada di Taman Nasional Komodo antara lain rotan (Calamus sp.), bambu (Bambusa sp.), asam (Tamarindus indica), kepuh (Sterculia foetida), bidara (Ziziphus jujuba), dan bakau (Rhizophora sp.)

2. Taman Nasional Ujung Kulon


Taman Nasional Ujung Kulon merupakan perwakilan ekosistem hutan hujan tropis dataran rendah yang tersisa dan terluas di Jawa Barat, serta merupakan habitat yang ideal bagi kelangsungan hidup satwa langka badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) dan satwa langka lainnya. Terdapat tiga tipe ekosistem di taman nasional ini yaitu ekosistem perairan laut, ekosistem rawa, dan ekosistem daratan.

Keanekaragaman tumbuhan dan satwa di Taman Nasional Ujung Kulon mulai dikenal oleh para peneliti, pakar botani Belanda dan Inggris sejak tahun 1820. Kurang lebih 700 jenis tumbuhan terlindungi dengan baik dan 57 jenis diantaranya langka seperti; merbau (Intsia bijuga), palahlar (Dipterocarpus haseltii), bungur (Lagerstroemia speciosa), cerlang (Pterospermum diversifolium), ki hujan (Engelhardia serrata)dan berbagai macam jenis anggrek.

Satwa di Taman Nasional Ujung Kulon terdiri dari 35 jenis mamalia, 5 jenis primata, 59 jenis reptilia, 22 jenis amfibia, 240 jenis burung, 72 jenis insekta, 142 jenis ikan dan 33 jenis terumbu karang. Satwa langka dan dilindungi selain badak Jawa adalah banteng (Bos javanicus javanicus), ajag (Cuon alpinus javanicus), surili (Presbytis comata comata), lutung (Trachypithecus auratus auratus), rusa (Cervus timorensis russa), macan tutul (Panthera pardus), kucing batu (Prionailurus bengalensis javanensis), owa (Hylobates moloch), dan kima raksasa (Tridacna gigas).

3. Taman Nasional Lorentz

Taman Nasional Lorentz merupakan perwakilan dari ekosistem terlengkap untuk keanekaragaman hayati di Asia Tenggara dan Pasifik. Kawasan ini juga merupakan salah satu diantara tiga kawasan di dunia yang mempunyai gletser di daerah tropis. Membentang dari puncak gunung yang diselimuti salju (5.030 meter dpl), hingga membujur ke perairan pesisir pantai dengan hutan bakau dan batas tepi perairan Laut Arafura. Dalam bentangan ini, terdapat spektrum ekologis menakjubkan dari kawasan vegetasi alpin, sub-alpin, montana, sub-montana, dataran rendah, dan lahan basah

Jenis-jenis tumbuhan di taman nasional ini antara lain nipah (Nypa fruticans), bakau (Rhizophora apiculata), Pandanus julianettii, Colocasia esculenta, Avicennia marina, Podocarpus pilgeri, dan Nauclea coadunata.

Jenis-jenis satwa yang sudah diidentifikasi di Taman Nasional Lorentz sebanyak 630 jenis burung (± 70 % dari burung yang ada di Papua) dan 123 jenis mamalia. Jenis burung yang menjadi ciri khas taman nasional ini ada dua jenis kasuari, empat megapoda, 31 jenis dara/merpati, 30 jenis kakatua, 13 jenis burung udang, 29 jenis burung madu, dan 20 jenis endemik diantaranya cendrawasih ekor panjang (Paradigalla caruneulata) dan puyuh salju (Anurophasis monorthonyx).

Satwa mamalia tercatat antara lain babi duri moncong panjang (Zaglossus bruijnii), babi duri moncong pendek (Tachyglossus aculeatus), 4 jenis kuskus, walabi, kucing hutan, dan kanguru pohon.

4. Hutan Hujan Tropis Sumatra

Hutan tropis Sumatra Hutan hujan tropis Sumatera merupakan rumah bagi berbagai makhluk hidup. Banyak di antaranya yang merupakan spesies hewan yang terancam punah, seperti orangutan Sumatera, harimau Sumatera, kelinci Sumatera, dan badak Sumatera. Di hutan hujan tropis ini juga tumbuh berbagai tumbuhan endemik, seperti kantong semar, bunga terbesar di dunia Rafflesia, dan bunga tertinggi Amorphophallus
readmore »»  

Inilah 10 tempat menakjubkan di INDONESIA

1. Borobudur




Candi Borobudur merupakan salah satu candi Budha terbesar di dunia.
Candi ini dibangun ketika Samaratungga - raja dari dinasti Syailendra
memerintah di Jawa Tengah. Candi ini dianggap merupakan salah satu
tujuh keajaiban dunia. Candi Borobudur terletak di desa Borobudur,
Magelang, Jawa Tengah. Candi Borobudur sangat besar dan terdiri dari
blok batu-batu besar dengan arsitektur yang sangat megah. Karena itu
candi Borobudur saya tempatkan pada barisan pertama karena tingkat
kesulitan pembuatannya.


2. Pulau Komodo



Pulau Komodo terletak di sebuah selat antara Pulau Flores di Nusa
Tenggara Timur (NTT) dan Sumbawa di Nusa Tenggara Barat (NTB). Di Pulau
Komodo terdapat kadal terbesar di dunia, yaitu biawak Komodo (Varanus
komodoensis). Komodo dipercaya sebagai sisa binatang purba Dinosaurus
yang masih hidup. panjang komodo dapat mencapai 3 meter dengan berat
bisa mencapai 140 kg. Pada peariran di pulau Komodo juga terdapat
perairan yang termasuk keajaiban dunia bawah air. Dasar laut perairan
Komodo adalah yang terbaik di dunia, di permukaan laut menyembulnya
daratan-daratan kering yang berbukit karang. Sangat pantas pulau Komodo
dimasukan dalam daftar keajaiban di Indonesia.

3. Danau tiga warna Kelimutu



Danau ini oleh dunia disebut sebagai salah satu dari sembilan keajaiban
dunia. Danau tiga warna terletak di Gunung Kelimutu, Flores,NTT. Di
sana ada tiga danau yang berdekatan namun dengan warna-warna yang
berbeda. Danau kawah tersebut adalah Tiwu Ata Polo (danau merah), Tiwu
Nua Muri Kooh Fai (danau hijau) dan Tiwu Ata Mbupu (danau biru). Danau
Kelimutu merupakan satu-satunya danau di dunia yang airnya dapat
berubah setiap saat, dari merah menjadi hijau tua dan kemudian merah
hati, hijau tua menjadi hijau muda, coklat kehitaman menjadi biru
langit. Fenomena alam ini merupakan keajaiban.

4. Puncak Jayawijaya dan Carstenz



Puncak yang juga terdaftar sebagai salah satu dari tujuh puncak benua
(Seven Summit) yang sangat fenomenal dan menjadi incaran pendaki gunung
di berbagai belahan dunia. Puncak Jayawijaya terletak di Taman Nasional
Laurentz, Papua. Puncak ini diselimuti oleh salju abadi. Salju abadi di
Puncak Jayawijaya merupakan satu dari tiga padang salju di daerah
tropis yang terdapat di dunia.
Di negeri kita yang dilalui garis khatulistiwa ini, menyaksikan adanya
salju di Indonesia tentunya sesuatu yang mustahil untuk bisa
dimengerti. Carstenz Pyramid (4884 mdpl) adalah salah satu puncak yang
bersalju tersebut. Puncak tertinggi di Asia Tenggara dan Pasifik ini
terletak di rangkaian Pegunungan Sudirman. Puncak ini terkenal tidak
hanya karena tingginya, tetapi juga karena terdapat lapisan salju di
puncaknya.


5. Prambanan



Candi Prambanan adalah candi Hindu terbesar di Asia Tenggara. Candi
Prambanan terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta. Candi ini
dibangun pada sekitar tahun 850 Masehi. Arsitektur bangunan ini sangat
megah dan terdapat candi-candi baik besar maupun kecil pada Komplek
Candi Prambanan ini. Juga ada legenda bahwa candi-candi tersebut hanya
dibuat dalam satu malam saja oleh kesaktian Bandung bondowoso sebagai
syarat mempersunting Loro Jonggrang. Tapi bukan karena legenda itu
Prambanan dimasukkan dalam daftar ini tapi karena kehebatan
arsitekturnya yang memukau dunia.

6. Pulau Bali



Pulau ini termasuk salah satu pulau terindah di Dunia. Pulau Bali
merupakan pulau wisata terbaik di dunia. Obyek-obyek wisata di pulau
Bali seperti Kintamani, Pantai Kuta, Danau Batur, Goa Gajah, Tampak
Siring, Bedugul, Tanah Lot dan sebagainya. Pulau ini dimasukkan dalam
daftar ini karena banyak tempat yang sangat menakjubkan dengan
arsitektur bangunan dan keindahan alam di pulau ini yang juga sudah
diakui dunia.

7. Bromo



Gunung Bromo merupakan salah satu gunung dari lima gunung yang terdapat
di komplek Pegunungan Tengger di laut pasir. Daya tarik gunung ini
adalah merupakan gunung yang masih aktif. Obyek wisata Gunung Bromo ini
merupakan fenomena alam dengan Kekhasan gejala alam yang tidak
ditemukan di tempat lain adalah adanya kawah di tengah kawah (creater
in the creater) dengan hamparan laut pasir yang mengelilinginya.

8. Toraja



Toraja terletak Sulawesi Selatan. Tanah Toraja sangatlah unik, terutama
dalam hal penguburan mayat. Mayat-mayat tidak dikubur, tetapi
diletakkan di dalam gua-gua di bukit batu. Mayat-mayat ini ditemani
oleh patung-patung yang menggambarkan orang yang meninggal tersebut. Di
sini terdapat kuburan di bukit batu. Salah satu bentuk kuburan adalah
kuburan batu yang dibuat di bagian atas tebing di ketinggian bukit
batu. Menurut kepercayaan animisme Aluk To Dolo di kalangan orang Tana
Toraja, makin tinggi tempat ditaruhnya mayat tersebut makin cepat
rohnya bertemu dengan Tuhan atau surga.

9. Krakatau



Gunung Krakatau yang letusannya pernah mengguncangkan bumi. Gunung
berapi ini pernah meletus pada tanggal 26 Agustus 1883. Letusannya
sangat dahsyat dan juga menimbulkan tsunami yang menewaskan sekitar
36.000 jiwa.
Suara letusan gunung Krakatau sampai terdengar di Alice Springs,
Australia dan pulau Rodrigues dekat Afrika. Gunung Krakatau berada di
Selat Sunda antara pulau Jawa dan Sumatra. Bahkan debunya dikatakan
sampai ke luar angkasa. Walaupun Krakatau sudah tidak berbahaya seperti
dulu lagi (mudah-mudahan) tapi sejarahnya merupakan salah satu
keajaiban alam tersendiri.

10. Danau Toba



Mungkin banyak yang tidak tahu bahwa Danau Toba dulunya adalah sebuah
gunung berapi. Danau ini berada di bekas kawah supervolcano terbesar di
dunia. Gunung Toba diperkirakan meletus pada 73 ribu tahun lalu.
Letusan ini tercatat sebagai letusan Gunung api terbesar yang
mempengaruhi iklim di seluruh dunia.

sumber : Indowebster.web.id
readmore »»  

Keindahan Panorama Danau Toba

Danau Toba merupakan danau vulkanik terbesar di Indonesia, bahkan Asia Tenggara. Salah satu keunikannya karena di tengah- danau terdapat sebuah pulau, dinamakan Samosir. Tak mengherankan bila Danau Toba menjadi destinasi wisata unggulan 2012 oleh Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).
Indonesia mempunyai banyak tempat wisata yang unik, salah satunya Danau Toba, Sumatra Utara. Danau Toba diperkirakan terbentuk sekira 73.000-75.000 tahun lalu akibat letusan gunung berapi. Dari letusan ini terbentuklah sebuah kaldera yang kemudian terisi air dan kini menjadi Danau Toba. Sementara, Pulau Samosir terbentuk akibat tekanan magma yang belum keluar.
Selain penjelasan secara ilmiah, terbentuknya Danau Toba juga diliputi cerita legenda. Dahulu, ada seorang pria yang memancing ikan di sungai. Ia kemudian berhasil mendapatkan seekor ikan mas, yang ajaibnya dapat berbicara dan memohon kepada pemuda tersebut untuk tidak memakannya.
Ikan kemudian berubah menjadi seorang wanita cantik, merekapun menikah. Tidak berapa lama, pernikahan keduanya dikarunia seorang anak, dan wanita tersebut meminta suaminya berjanji untuk tidak pernah menyebut kepada anaknya bahwa ia adalah anak ikan.
Namun ternyata, suatu hari ia kelepasan menyebut anaknya adalah anak ikan. Wanita tadi menyuruh anaknya berlari ke gunung, memanjat pohon tertinggi. Saat itu juga, petir muncul dan menyambar, kemudian terjadi hujan besar hingga sungai meluap. Wanita tadi kembali menjadi ikan mas, kemudian air sungai meluap itulah disebut Danau Toba, sedangkan gunung tempat anak tadi berlari menjadi Pulau Samosir di tengah-tengah danau.
Kecantikan dan keunikan alam Danau Toba serta Pulau Samosir menjadikannya salah satu tempat wisata penting di Indonesia, terutama di Sumatra Utara yang selalu ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara.
"Danau Toba memiliki pemandangan yang indah, apalagi di sekitarnya terdapat banyak penginapan dan hotel dengan harga dan tipe yang beragam," tutur Matthew (22) seorang wisatawan yang sempat berkunjung saat dihubungi okezone. "Biasanya, saya memilih untuk menginap di salah satu hotel di Parapat, dengan tarif Rp300 ribu per malam sudah dapat kamar nyaman ber-AC," lanjutnya.
Dari Parapat yang terletak di tepi Danau Toba, wisatawan dapat menyeberang ke Pulau Samosir menggunakan kapal ferry. "Dari Parapat ke Pulau Samosir dapat menggunakan dua jalur, jalur darat dan jalur air. Namun jalur darat sangat jauh, sedangkan menyeberang menggunakan kapal ferry hanya butuh waktu 30-45 menit saja," tambahnya.
Apalagi, dari kapal ferry wisatawan dapat dengan santai menikmati pemandangan indah di sekitar Danau Toba. "Biaya menyeberang dari Parapat ke Tomok di Pulau Samosir hanya Rp7.000 per orang," lanjutnya.
Setelah sampai di Samosir, wisatawan biasanya akan menuju ke Tuk Tuk, kota terbesar di Pulau Samosir. Di sini terdapat tempat-tempat wisata seperti komplek makam Raja Sidabutar dan komplek rumah tradisional Batak Samosir. Ada pula danau di atas danau, yaitu Danau Sidihoni dan Danau Aek Natonang. Bagi wisatawan yang ingin bermalam di Pulau Samosir, juga tersedia banyak penginapan dengan harga beragam.
Kembali ke Parapat juga tak kalah menarik. "Di Parapat ada atraksi wisata Batu Gantung, sebuah batu yang menyerupai tubuh seorang gadis yang seolah-olah menggantung di dinding tebing di tepi Danau Toba," kata Tupa (24), seorang warga Parapat yang dihubungi okezone secara terpisah.
Menurut cerita masyarakat setempat Danau Toba, batu tersebut adalah seorang gadis yang menjelma menjadi batu karena ingin bunuh diri. "Batu ini ramai dikunjungi wisatawan karena penasaran ingin melihat batu yang berwujud seperti manusia," tuturnya.
Pemandangan Danau Toba yang indah memang menjadi daya tarik utama kawasan wisata ini. "Sayang, di sini kurang banyak atraksi wisata selain wisata alam," ujar Matthew. "Perjalanan yang ditempuh dari Kota Medan ke Parapat juga cukup jauh, mungkin seandainya dibuat bandara di dekat Parapat akan dapat lebih memudahkan wisatawan," harapnya.
Perjalanan dari kota Medan ke Parapat memakan waktu empat jam perjalanan, dengan bus maupun mobil pribadi. "Selain itu, sebaiknya juga semakin diperbanyak resor-resor di sekitar Danau Toba agar semakin banyak pilihan akomodasi untuk wisatawan," tutupnya.
Danau Toba masuk dalam 15 destinasi wisata unggulan 2012 yang dirilis Kemenparekraf. Selain Danau Toba, 14 destinasi lainnya adalah Sabang, Kota Tua-Jakarta, Tanjung Putting, Bromo-Tengger-Semeru, Batur-Bali, Rinjani, Toraja, Derawan, Raja Ampat, Bunaken, Komodo-Kelimutu-Flores, Wakatobi, dan Borobudur.

Sumber : travel.okezone.com
readmore »»